News Update :

PPM VOLUNTEER

OR : PPM Volunteer.




Bismillahirrohmanirrohim.

Visi:
Menjadikan pemuda-pemudi muslim Berkarakter untuk membangun masyarakat yang madani dan mandiri

Misi
1. Melahirkan pemuda-pemudi yang bertakwa kepada Allah SWT.
2. Menjadikan Pemuda yang mencintai Allah, Agama, Rasul serta Al-Qur'an
3. Melahirkan pemuda-pemudi yang terampil.
4. Menjadikan masyarakat yang cerdas dalam ekonomi, sosial dan masyarakat
Tampilkan postingan dengan label Peribahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peribahasa. Tampilkan semua postingan

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad y)

Jumat, 11 November 2011 01.38

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Yang berkurap pembawa buluh, yang buta pengembus lesung
Artinya:
1. Setiap orang (walaupun cacat fisik sekalipun) ada gunanya asalkan kita pandai mencarikan pekerjaan yang sesuai dengannya
2. The right man on the right place

Yang dijolok tidak dapat, penjolok tinggal di atas
Artinya: Keuntungan yang diharapkan tidak dapat, modal usaha juga ikut hilang/habis

Yang dikandung berceceran, yang dicari tiada dapat
Artinya: Yang dimiliki disia-siakan demi mengejar sesuatu yang belum pasti diperoleh, akhirnya yang manapun tidak dapat; rugi semua.

Yang dipandang rupa, yang dimakan rasa
Artinya: 
1. Maksud yang baik itu hendaklah disampaikan dengan baik pula, karena bila cara penyampaiannya kurang baik maka yang dimaksud sering tidak tercapai
2. Berkomunikasilah dengan baik

Yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal
Artinya: 
1. Yang baik/bagus/halal biarlah tetap tinggal, yang buruk/jelek/haram biarlah pergi
2. Anggota perkumpulan/pekerja yang tidak aktif/loyal biar saja keluar dari perkumpulan/perusahaan.

Yang menabur angin, akan menuai badai
Artinya: Dia yang berbuat, dia pula yang terkena akibat.

Yang secupak takkan jadi segantang
Artinya: 
1. Nasib/rezeki/usia yang sudah ditetapkan Allah takkan dapat diubah lagi
2. Sudah segitulah

Yang terbujur lalu, yang terlintang patah
Artinya: Yang sehaluan akan selamat, yang menghalang-halangi akan beroleh celaka.

Yang untut lain, yang mengasut lain
Artinya: 
1. Lain yang sakit, lain yang terasa pedih
2. Sakitnya tak seberapa tapi malunya ini luar biasa.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad w)

01.36

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Walau kecil tampak kalau besar tak tampak
Artinya: Orang yang selalu melihat kekurangan orang lain, tapi tidak bisa melihat kekurangan sendiri.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad u)

01.33

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Ubun masih bergerak sudah angkuh
Artinya: Usia/pengalaman/pengetahuan masih muda/sedikit sudah sombong/tak tahu diri/bangga.

Udang dalam tangguk
Artinya: (dikatakan kepada orang yang sangat gelisah.)

Udang dibalik batu
Artinya: Jika seseorang kelihatannya berbuat baik, belum tentu hatinya tulus. Bisa jadi ia memiliki maksud-maksud tertentu atau tersembunyi.

Udang hendak mengatai ikan
Artinya: 
1. Mencela orang lain tetapi tidak menyadari atau tidak tahu kekurangan diri sendiri.
2. Tidak melakukan introspeksi diri.

Udang tak tahu dibungkuknya
Artinya: 
1. Mencela orang lain tetapi tidak menyadari atau tidak tahu kekurangan diri sendiri.
2. Tidak melakukan introspeksi diri.

Ujung jari sambungan lidah
Artinya: Utusan untuk menyampaikan maksud / juru bicara dalam perundingan.

Ular bukan, ikanpun bukan
Artinya: 
1. Ketidakcocokan antara dua orang, seperti air yang ditaruh di atas daun talas akan terpisah.
2. Orang yang tidak mempunyai pendirian.

Umpama anjing makan muntahnya
Artinya: Orang yang tamak/rakus/serakah yang tidak memilih-milih lagi mana yang halal mana yang haram, yang penting mendapat keuntungan pribadi sebesar-besarnya.

Umur baru setahun jagung, darah baru setampuk pinang
Artinya: Masih sangat muda dan miskin dalam pengalaman.

Untung ada, tuah tidak
Artinya: Kekayaan ada, tetapi hidup tidak berbahagia.

Untung sabut terapung, untung batu tenggelam
Artinya: 
1. Jika bernasib baik akan selamat, jika bernasib jelek akan celaka juga.
2. Setiap orang dengan takdirnya masing-masing.

Untung sepanjang jalan, malang sekejap mata
Artinya: Kecelakaan itu dapat saja datang setiap saat, itu sebabnya harus tetap berhati-hati.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak
Artinya: Kehidupan didepan kita adalah rahasia Allah, untung maupun malang sering datang tiba-tiba tanpa disangka.

Upah bidan pun tak terbayar
Artinya: Upah bidan pun tak terbayar : artinya sangat miskin.

Upah terterima, kerbau pincang
Artinya: 
1. Upah sudah diterima tetapi pekerjaan belum juga dikerjakan dengan banyak dalih.
2. Ingkar janji.

Utang emas dapat dibayar, utang budi dibawa mati
Artinya: Lebih baik berhutangkan barang daripada termakan budi orang, karena utang budi sukar sekali membayarnya.

Utang sebelit pinggang
Artinya: 
1. Orang yang jumlah hutangnya sangat banyak.
2. Berhutang pada banyak orang.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad t)

01.25

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Tabuhan meminang anak laba-laba
Artinya: Perjodohan yang tak seimbang karena tidak sederajat.

Tahan jerat sorong kepala
Artinya: Mencelakakan diri sendiri.

Tahu di angin turun naik
Artinya: 
1. Pandai melihat gelagat, sehingga tahu apa yang akan terjadi.
2. Orang yang arif.

Tahu di angin berkisar
Artinya: Orang yang arif lekas mengerti segala sesuatu dan cepat mengambil keputusan.

Tahu makan, tahu simpan
Artinya: Pandai membelanjakan uang; tidak boros.

Tajam pisau karena diasah
Artinya: Orang menjadi pandai dan mahir karena terus belajar dan berlatih.

Tak ada api, masakan ada asap
Artinya: Barang sesuatu yang terjadi mesti ada sebab.

Tak ada gading yang tak retak
Artinya: Setiap manusia mempunyai kelemahan atau pernah melakukan kesalahan.

Tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi orang buta
Artinya: Bagi orang bodoh, ceramah ilmiah atau pidato yang bernas tidak ada gunanya.

Tak ada rotan, akarpun jadi
Artinya: 
1. Dalam keadaan terpaksa, kita harus kreatif untuk bisa memecahkan masalah yang sedang dihadapi dengan menggunakan alat atau cara cara yang tidak biasa.
2. Alternatif.

Tak ada tolak angsurnya
Artinya: Orang yang tak mau mengalah barang sedikit pun (baik kepada siapa pun).

Tak ada umpat yang membunuh, tak ada puji yang mengenjang
Artinya: Kritik maupun sanjungan harus disikapi dengan bijaksana; jangan cepat marah apabila dikritik dan sebaliknya jangan cepat hanyut oleh pujian.

Tak air hujan ditampung
Artinya: Menjual harta benda hanya untuk mencapai suatu keinginan sendiri saja.

Tak air telang dipancung, tak emas bungkal diasah
Artinya: Tak segan-segan melakukan apa saja, asalkan maksud dapat tercapai.

Tak berorang diair
Artinya: Anak gadis sudah tidak perawan lagi.

Tak bisa menari dikatakan lantai yang berjungkit
Artinya: Suatu peribahasa yang menggambarkan seseorang yang menyalahkan keadaannya yang buruk kepada orang lain, padahal kesalahannya sendirilah yang menyebabkan keadaannya.

Tak dapat tanduk, telinga dipulas
Artinya: Tak dapat membalaskan sakit hati kepada laki-laki di keluarga lawan, kepada yang perempuanlah sakit hati itu dibalaskan.

Tak emas bungkal diasah
Apapun dilakukan asal maksud tercapai (ketika menghadapi perkara yang mendesak dan perlu).

Tak kayu jenjang dikeping
Artinya: Apapun dilakukan asal maksud dan tujuan tercapai (terutama ketika menghadapi masalah yang sangat penting).

Tak kenal maka tak sayang
Artinya: Jika kita tidak mengerti atau memahami sesuatu hal/benda maka kita tidak akan tahu arti sebenarnya dan tidak dapat menghargai hal/benda tersebut.

Tak lalu dandang di air, di gurun ditanjakkan
Artinya: Segala usaha dan upaya dilakukan asalkan maksud tujuan tercapai.

Tak pandai menari dikatakan lantai yang terjungkat
Artinya: 
1. diri kita yang bodoh disalahkan alat bantu yang tak baik.
2. selalu mencari kambing hitam.

Tak tentu hilir mudiknya
Artinya: Sesuatu hal yang tak jelas ujung pangkalnya.

Takkan dua kali orang tua kehilangan tongkat
Artinya: Jangan melakukan kesalahan yang sama.

Takkan harimau makan anaknya
Artinya: Orang besar itu biasanya tidak akan mencelakakan keluarganya sendiri.

Takkan lari gunung dikejar
Artinya: Segala sesuatu pekerjaan hendaklah dikerjakan secara hati-hati, tidak perlu tergesa-gesa hingga beroleh celaka.

Takut akan hantu, lari ke pandam
Artinya: Menghindari dari satu bahaya jatuh ke bahaya yang lain.

Takut titik, lalu tumpah
Artinya: Takut rugi sedikit akhirnya rugi lebih banyak lagi.

Takutkan tuma, kain dibadan dibuang
Artinya: Takut kepada istri, keluarga sendiri dibuang atau dijauhi.

Tali berlembar empat, bagai tungku sejerangan
Artinya: Sesuatu yang kuat / kokoh.

Tali jangan putus kaitan jangan sekah
Artinya: Memutuskan perkara hendaknya secara adil dan bijaksana, sehingga kedua belah pihak yang bersengketa dapat menerimanya dengan lega.

Tali yang tiga lembar itu tak suang-suang putus
Artinya: Bila kita bersatu pasti lebih kuat.

Tambah air tambah sagu
Artinya: Bila bertambah pekerjaan, akan bertambah pula upah atau gajinya.

Tampan sudah, langgam terbawa
Artinya: Sudah sempurna, tidak ada lagi yang harus diperbaiki / disiasati.

Tampuk bertangkai
Artinya: Tampuk bertangkai artinya bukti sudah kuat.

Tangan mencencang bahu memikul
Artinya: Barangsiapa yang berbuat kesalahan maka dia sendirilah yang menanggung akibatnya.

Tangguk lerek dengan bingkainya
Artinya: Sepasang suami istri yang hidup rukun sampai tua.

Tangguk rapat, keruntung bobos
Artinya: 
1. Penghasilan banyak, namun istri boros sehingga tidak ada lagi yang tersimpan dari penghasilan tersebut.
2. Pengeluaran lebih banyak dari penghasilan.

Telah berurat berakar
Artinya: Sudah menjadi kebiasaan, dan tak dapat diubah lagi.

Telah dapat gading bertuah, tanduk kerbau mati terbuang
Artinya: Setelah mendapat istri muda anak pembesar / orang kaya maka istri tua tidak diperdulikan sama sekali.

Telah dijual maka dibeli
Artinya: Setiap pekerjaan dipikirkan masak – masak sebelum dikerjakan.

Telah jadi air
Artinya: Habis (uangnya, modalnya).

Telunjuk lurus kelingking berkait
Artinya: Tidak jujur, lain yang dikatakan lain pula yang dihatinya.

Terajak pada orang yang enggan
Artinya: Disuruh pergi tak pergi, disuruh datang tak datang.

Terajar pada banteng pincang
Artinya: Sia – sia saja mengajari orang yang keras kepala atau tak mau mendengarkan.

Terapung tak hanyut, terendam tak basah
Artinya: Celaka sama celaka, beruntung sama beruntung.

Teras terunjam, gubal melayang
Artinya: Yang baik atau bagus biarlah tetap tinggal, yang buruk atau jelek biarlah pergi.

Terbang bertumpu, hinggap mencengkam
Artinya: Bila pergi merantau hendaklah mencari kaum keluarga atau orang sekampung yang dapat ditumpangi untuk sementara waktu.

Terbulang ayam betina
Artinya: Orang atau utusan yang disuruh atau diutus disangka berani ternyata penakut.

Tercabut lidah mati
Artinya: Orang yang jahat tak akan lagi menghiraukan / tidak peduli dengan cemoohan orang lain.

Tercacak seperti lembing tergadai
Artinya: Tertegun / terdiam tercengang-cengang dalam suatu majelis karena tak tahu membawakan diri.

Tercengang puar bergerak andilau
Artinya: Bila seseorang dihina maka keluarganya juga turut terhina.

Tercekau pada ikan bersengat
Artinya: Seseorang merasa terganggu pada orang yang berisi / pandai / berani.

Tergolek pada tempat yang datar
Artinya: Beroleh celaka karena hal-hal kecil / yang dianggap remeh.

Terkatung macam biduk patah kemudi
Artinya: Hidup sengsara karena tidak ada tempat bergantung.

Terpegang di abu arang
Artinya: Baru memulai sesuatu pekerjaan sudah mendapat kecelakaan.

Terpegang di abu dingin
Artinya: Mendapat atau mencampuri sesuatu (urusan) yang menyusahkan atau mencelakakan diri sendiri.

Terpeluk biawak sial
Artinya: Mendapatkan sesuatu yang tidak baik atau yang tidak diharapkan.

Terpijak benang arang, hitam telapak
Artinya: Barangsiapa yang berbuat kesalahan, harus menerima akibatnya.

Tersabung di ayam betina
Artinya: Menuruh orang suruhan/utusan yang disangka berani, ternyata penakut.

Tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang
Artinya: Orang kecil dan rendah hendak mendekati orang besar dan mulia tampak takut dan malu-malu.

Tertampi beras bubuk
Artinya: Mendapat pekerjaan namun tidak mencukupi untuk penghidupan.

Tertangkup sama makan tanah, terlentang sama minum air
Artinya: 
1. Sama-sama senang dan sama-sama susah.
2. Sesenang sependeritaan.
3. Seia sekata.

Tertumbuk biduk dikelokkan, tertumbuk kata dipikiri
Artinya: Bila berjumpa dengan masalah atau kesukaran jangan lekas putus asa, carilah jalan keluarnya.

Tertumpang biduk tiris
Artinya: 
1. Menyandarkan hidup kepada orang yang juga susah kehidupannya.
2. Masuk bekerja pada perusahaan yang sudah hampir jatuh.

Tiada beban dicari beban, pergi ke pulau batu digalas
Artinya: Kurang kerjaan, mencampuri urusan orang tanpa diminta.

Tiada berorang di air
Artinya: Artinya anak gadis sudah tidak perawan lagi.

Tiada buruk yang tiada elok
Artinya: Orang yang berselisih akan berbaikan juga.

Tiada elok yang tak buruk
Artinya: Orang yang bersahabat atau baik-baik akan berselisih juga.

Tiada kuning oleh kunyit, tiada hitam oleh arang
Artinya: 
1. Tidak mudah terhasut.
2. Tidak mudah tergiur akan pujian.

Tiada membesarkan air
Artinya: Tidak penting; tidak berarti.

Tiba di dada dibusungkan, tiba di perut dikempiskan
Artinya: Berlaku tidak adil dalam memutuskan suatu perkara, keluarga sendiri diuntungkan dan orang lain dirugikan.

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian
Artinya: Perbuatan yang walaupun terasa berat, namun dapat menghasilkan hasil yang baik di kemudian hari.

Tidak berhati berjantung
Artinya: Tidak punya perasaan; tidak dapat merasakan penderitaan orang lain.

Tidak biduk karam sebelah
Artinya: Bila seseorang mendapat kehinaan, anggota keluarganya juga turun menanggung kehinaan tersebut.

Tidak dirauk menjeriau
Artinya: Mengerjakan sesuatu yang tidak pada tempatnya.

Tidak dua kali orang tua kehilangan tongkat
Artinya: Tidak melakukan kesalahan yang sama lagi.

Tidak ingat badan celaka, ingat amat badan binasa
Artinya: Bila tidak hati-hati dalam kedhidupan hampir pasti akan beroleh celaka, terlalu hati-hati pula maka tak dapat berbuat / berusaha apa-apa (hingga binasa dalam kehidupan).

Tidak tahu antah terkunyah
Artinya: Tidak merasa melakukan sesuatu perbuatan yang tidak patut; tak merasa bersalah.

Tidak terindang dedak basah
Artinya: Perkara yang sangat sulit mencari penyelesaiannya.

Tidur bertilam pasir
Artinya: Sangat miskin, tidak mempunyai rumah dan harta benda.

Tidur berulam air mata
Artinya: Sangat sedih sekali, misalnya bercerai kasih, ditinggal mati oleh suami / istri, dllsbnya.

Tinggi kayu ara dilangkahi, rendah bilang-bilang disuruki
Artinya: 
1. Harus menurut dengan patutnya, misal perihal panggilan / tutur dalam keluarga.
2. Segala sesuatu yang diperbuat haruslah sesuai dengan orang yang kita hadapi.

Tolak tangga, berayun kaki
Artinya: 
Sudah hidup senang, tidak mau lagi mengenal orang yang dahulu menolong.

Tong kosong nyaring bunyinya
Artinya: 
1. Orang yang banyak bicara biasanya tidak berilmu.
2. Orang yang terlalu banyak berbicara adalah orang yang tidak terlalu paham masalah pembicaraannya.

Tongkat membawa rebah
Artinya: Yang disuruh menjaga justru yang merusakkannya.

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi
Artinya: Perilaku orang tua seperti anak kecil atau anak baru gede.

Tua-tua kelapa, makin tua makin berminyak
Artinya: 
1. Orang yang semakin tua semakin berisi dengan ilmu pengetahuan.
2. Walaupun sudah tua namun masih tampak kuat dan awet muda.

Tuah anjing, celaka kuda
Artinya: 
1. Nasib orang tidak sama, ada yang beruntung berbahagia, namun ada juga yang tidak bahkan celaka.
2. Keuntungan / kenikmatan di satu pihak sering kali merupakan kerugian / bencana di pihak yang lain.

Tuah tidak dapat direjan-rejan
Artinya: Kemasyhuran itu tak dapat dicari-cari.

Tuak terbeli, tunjang hilang
Artinya: 
1. Mendapat kecelakaan.
2. Beroleh kekecewaan.

Tumbuk tanak terserah pada badan seorang
Artinya: Semua urusan rumah tangga harus dilakukan sendiri.

Tunggang hilang berani mati
Artinya: Sangat berani, tak takut apa pun.

Tunggang hilang tak hilang, tunggang mati tak mati
Artinya: Orang yang keras hati / kuat kemauan biasanya akan mendapat / mencapai maksud dan cita-citanya.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad r)

Kamis, 10 November 2011 22.24

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Rawe-rawe rantas malang-malang putung - segala sesuatu yang merintangi maksud dan tujuan harus disingkirkan.
Artinya: Yang menghalang-halangi jalan harus dipatahkan.

Racun diminum haram tak mabuk
Artinya: Kalau sudah dimabuk cinta semuanya tampak indah belaka.

Raja adil raja disembah, raja lalim raja disanggah
Artinya: Pemerintah yang adil akan dipatuhi, pemerintah yang sewenang-wenang akan dilawan.

Rajin pangkal pandai
Artinya: Jikalau kita rajin alhasil kita akan menjadi pandai juga.

Rasa air ke air, rasa minyak ke minyak
Artinya: Mencari persesuaian atau perlindungan kepada masing-masing.

Rebung tiada jauh dari rumpunnya
Artinya: Kelakuan/tabiat anak tidak jauh berbeda dengan kelakuan/tabiat orang tuanya.

Rekah tidak, rekat pukah
Artinya: 
1. Keadaan hubungan antara dua orang yang itdak terlalu akrab dan tidak pula bermusuhan.
2. Keadaan status quo.

Rendah gunung, tinggi harapan
Artinya: Sedemikian tingginya harapan sehingga gunungpun terlihat lebih rendah dibanding harapan tersebut.

Rezeki musang tak akan didapat elang
Artinya: Masing-masing manusia telah ditentukan Allah untuk dimilikinya.

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Artinya: 
1. Se-ia sekata, sehidup semati.
2. Persahabatan yang erat.
3. Senang dan susah dialami bersama.
4. Pekerjaan yang berat akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama.

Rumah besar perabung perak
Artinya: Orang berbangsa lagi kaya harta.

Rumah besar perabung upih
Artinya: Orang berbangsa tetapi miskin harta.

Rumah sudah, tukul pahat berbunyi
Artinya: Keputusan sudah diambil baru belakangan keberatan diajukan.

Rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri
Artinya: Apa yang dimiliki oleh orang lain, biasanya terlihat lebih indah (lebih baik) dari apa yang kita miliki.

Rupa boleh diubah, tabiat dibawa mati
Artinya: Tabiat/kelakuan buruk sejak masa kecil itu biasanya sukar sekali untuk diubah setelah dewasa.

Rupa harimau, hati tikus
Artinya: Rupa harimau, hati tikus - kelihatannya saja pemberani, sebenarnya penakut.

Rupa seperti pulut, bila dimasak berderai
Artinya: Penampilan seperti orang pandai, tetapi sebenarnya pengetahuannya tidak ada.

Rusak anak oleh menantu
Artinya: Mendapat celaka atau kerugian oleh orang yang dikasihi/disayangi.

Rusak badan karena penyakit, rusak bangsa karena laku
Artinya: Kelakuan yang buruk akan menurunkan derajat diri sendiri.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad p)

20.01

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Padam menyala, tarik puntung
Artinya: Sesudah tidak berbahaya lagi baru mau mencampuri sesuatu perkara.

Padi ditanam tumbuh lalang
Artinya: 
1. Sial sekali; bernasib malang.
2. Hasil yang diperoleh dari usaha tidak seperti yang diharapkan.

Padi masak, jagung mengupih
Artinya: Mendapat dua keuntungan sekaligus.

Panci mengatakan belanga hitam
Artinya: Pandai mencerca orang lain tapi tak tahu kekurangan diri sendiri.

Panas mentari setahun, dihapuskan hujan sehari
Artinya: Bahwa sebuah perbuatan-perbuatan baik seseorang yang berlangsung secara lama, bisa terhapuskan/dilupakan karena sebuah kesalahan atau perbuatan jahat kecil.

Pandai berminyak air
Artinya: Orang yang pandai menggunakan barang-barang yang tak berharga, tetapi baik atau memuaskan hasilnya.

Parang gabus menjadi parang besi
Artinya: Orang biasa / kecil menjadi orang yang berkuasa.

Patah tongkat, berjermang
Artinya: 
1. Bagaimanapun kesusahan yang menimpa, upaya dan usaha harus tetap dijalankan terus.
2. The show must go on.

Payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi
Artinya: Setelah mengalami banyak kesukaran, barulah tercapai apa yang diidam-idamkan.

Pecah menanti sebab, retak menanti belah
Artinya: Hubungan yang semakin renggang atau perselisihan yang semakin dalam, yang sebentar lagi akan putus hubungan / pecah perang.

Pecak boleh dilayangkan, bulat boleh digulingkan
Artinya: Perundingan sudah selesai, kesepakatan telah dicapai maka jangan ada lagi silang selisih.

Pejatian awak, pantangan orang
Artinya: Berselisih pendapat dengan orang banyak.

Pekak-pekak badak
Artinya: Pura-pura tak mendengar, padahal sebenarnya sangat menginginkan hal tersebut.

Pelabur habis Palembang tak jauh
Artinya: Ongkos / biaya sudah habis tetapi maksud tak tercapai.

Pelanduk di tengah cerang
Artinya: Sangat ketakutan sehingga kehilangan akal.

Pelanduk lupakan jerat, jerat tak melupakan pelanduk
Artinya: 
1. Orang yang berhutang boleh melupakan (untuk membayar) hutangnya, tetapi orang yang berpiutang takkan lupa akan piutangnya.
2. Dimana-mana ada bahaya atau musuh menghadang namun orang sering melupakannya.

Pembuat periuk bertanak ditembikar
Artinya: Tidak memakai buatan sendiri yang lebih baik tetapi memakai buatan orang lain yang lebih buruk mutunya.

Pepat di luar, rancung di dalam
Artinya: Lahirnya seperti sahabat, tetapi batinnya musuh.

Perang habis pencak teringat
Artinya: Ikhtiar yang terlambat.

Pesan berturuti, petaruh bertunggu
Artinya: Mempercayai seseorang tidak secara bersungguh-sungguh sehingga selalu saja diawasi.

Pikir itu pelita hati
Artinya: Orang yang menggunakan otaknya untuk berfikir akan selalu dapat mengatasi kesukaran yang dihadapinya.

Pilin jering hendak berisi
Artinya: Timbanglah sendiri karena setiap perbuatan orang itu ada maksudnya; ada yang bermaksud baik, ada juga yang bermaksud jahat.

Pindah ke negeri cacing
Artinya: Sudah meninggal dunia.

Pinjaman kayu ara
Artinya: Utang yang tak pernah berbayar; utang yang akhirnya membinasakan si tempat meminjam.

Pipit berperang lawan garuda
Artinya: Orang kecil berlawanan dengan orang besar, tentu orang kecil juga yang kalah.

Pipit jantan tidak bersarang
Artinya: Anak laki-laki tak usah dibuatkan rumah karena ia akan pergi kemana-mana.

Pipit sama pipit, enggang sama enggang
Artinya: 
1. Dalam memilih jodoh biasanya orang kecil dengan orang kecil, orang besar dengan orang besar pula.
2. Sudah begitu adatnya.

Pipit tuli makan dihujan, hendak dihalau kain basah, tidak dihalau padi habis
Artinya: Berada dalam keadaan yang sulit, serba salah, jika suatu keputusan diambil pasti akan ada resikonya.

Pipit tuli makan berhujan
Artinya: Sangat rajin.

Potong kambing, nangka makan
Artinya: Berita yang disampaikan tidak sebagus kenyataan.

Pucuk bulat dalam negeri
Artinya: Bangsawan yang tertinggi dalam suatu negeri.

Pucuk dicinta ulam tiba
Artinya: Mendapatkan sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan / dicita-citakan.

Pucuk diremas dengan santan, urat direndam dengan tengguli, namun peria pahit juga
Artinya: Orang jahat biarpun diberi pangkat atau kekayaan dia tetap juga jahat karena sifatnya yang sudah mendarah daging.

Pucuk layu disiram hujan
Artinya: Orang yang susah dan melarat mendapatkan kesenangan.

Pukat sudah terijuk
Artinya: Keuntungan sudah di depan mata.

Pukul anak sindir menantu
Artinya: Memarahi / menasehati seseorang padahal yang dituju adalah orang lain.

Punggung parang pun jika diasah menjadi tajam
Artinya: Betapa bodohnya seseorang itu bila mau belajar akan pandai juga.

Putih tapak lari
Artinya: Lari dengan cepat karena ketakutan yang amat sangat.

Putus tali tempat bergantung, terban tanah tempat berpijak
Artinya: Kehilangan orang tempat menyandarkan hidup, misal istri kehilangan suami sedangkan anak masih kecil-kecil.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad o)

19.51

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Obat jauh penyakit hampir
Artinya: Keadaan yang dikatakan kepada wanita yang menanggung rindu karena suaminya berada ditempat yang jauh.

Oleng seperti cupak hanyut
Artinya: Cara berjalan yang berlenggak lenggok menyatakan kesombongan diri.

Ombak yang kecil jangan diabaikan
Artinya: Jangan memandang enteng atau meremehkan hal-hal yang kecil, karena sering menimbulkan bahaya atau kesukaran di kemudian hari.

Ombaknya kedengaran tapi pasirnya belum kelihatan
Artinya: Keharuman nama seseorang sudah diketahui tapi hasil kerjanya belum lagi tampak.

Orang berdendang dipentasnya, orang beraja dihatinya
Artinya: 
1. Orang selalu hanya menuruti kemauannya sendiri.
2. Semau gue.

Orang bersiselam, awak bertimba
Artinya: Orang lain mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, kita sendiri hanya dapat sedikit.

Orang haus diberi air, orang mengantuk disorongkan bantal
Artinya: Orang yang dalam kesengsaraan, mendapatkan pertolongan.

Orang karam dilaut, awak karam didarat
Artinya: Beroleh celaka ditempat yang tidak semestinya; atau celaka oleh perbuatan keluarga sendiri.

Orang kaya suka dimakan, orang elok selendang dunia
Artinya: (dikatakan kepada orang kaya yang tidak kikir; hartawan yang dermawan.)

Orang muda menanggung rindu, orang tua menanggung ragam
Artinya: Menjadi orang tua harus senantiasa sabar.

Orang penggamang mati jatuh, orang pencemas mati hanyut
Artinya: Celaka dapat timbul justru akibat ketakutan atau kecemasan yang berlebihan.

Orang terpegang pada hulunya, kita terpegang pada matanya
Artinya: (dikatakan pada keadaan yang lebih lemah daripada keadaan musuh; berada pada kondisi yang tidak menguntungkan.)

Orang yang runcing tanduk
Artinya: Orang yang sudah dikenal akan kejahatannya.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad n)

19.46

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Nafas tak sampai ke hidung
Artinya: Nafas tak sampai ke hidung artinya sibuk sekali.

Nan lurah juga diturut air
Artinya: Orang kaya yang juga bertambah kekayaannya.

Nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang
Artinya: Pekerjaan dilakukan bersama-sama, namun keuntungan hanya dinikmati oleh seorang saja.

Nasi sudah menjadi bubur
Artinya: Kejadian atau perbuatan yang telah terlanjur terjadi atau dilakukan.

Nasi tak dingin, pinggan tak retak
Artinya: Menyatakan sama-sama tak ingin (lanjutannya : tuan tak ingin, kami tak hendak).

Nasib sabut terapung, nasib batu tenggelam
Artinya: Kalau lagi nasib baik tentunya menang atau beruntung, kalau nasib jelek ya sial atau merugi.

Neraca palingan bungkal, hati palingan Tuhan
Artinya: Pikiran manusia itu tidak tetap, selalu berubah-ubah.

Neraca yang palingan, bungkal yang piawai
Artinya: Hakim yang adil dalam memutuskan perkara.

Niat hati nak getah bayan, sudah tergetah burung serindit
Artinya: 
   1. Istri yang didapatkan jauh kurang dari yang diangan-angankan.
   2. Barang / hasil yang diperoleh jauh kurang dari yang diharapkan.

Nibung bangsai bertaruk muda
Artinya: Orang tua yang bertingkah laku seperti anak muda.

Nyamuk mati gatal tak lepas
Artinya: Orang yang didendami sudah dijatuhi hukuman, namun dendam terhadapnya tidak juga hilang.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad m)

19.36

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Mahal tak dapat dibeli, murah tak dapat diminta
Artinya: Perihal sesuatu yang sulit diperoleh.

Main api hangus, main air basah
Artinya: Setiap melakukan pekerjaan pasti ada resikonya.

Majelis-majelis udang, tahi di kepala
Artinya: Orang yang sombong tetapi banyak kekurangannya.

Makan bubur panas-panas
Artinya: Karena terlalu terburu-buru / gegabah akhirnya merugi / kecewa.

Makan hati berulam jantung
Artinya: Suasana hati sangat sedih; seperti orang tua melihat kelakuan anaknya yang buruk yang sukar diperbaiki.

Makan upas berulam racun
Artinya: Dikatakan kepada orang yang berada dalam kesusahan dan dukacita karena berada dalam marabahaya.

Makanan enggang takkan menjadi makanan pipit
Artinya: 
1. Anak orang besar / kaya akan susah untuk diperistri oleh orang biasa / miskin;
2. Pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus takkan dapat dikerjakan oleh orang yang tak berilmu.

Makanan sudah tersedia, jamu belum juga datang
Artinya: Anak gadis sudah besar / dewasa namun belum juga ada orang yang datang untuk melamar / meminangnya.

Makin murah, makin ditawar
Artinya: Tak pernah puas dengan pemberian orang, selalu mau lebih banyak lagi.

Maksud bagai maksud manau
Artinya: Sesuatu yang tak mungkin tercapai bagaimanapun kita menghendakinya.

Maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
Artinya: Menginginkan sesuatu yang mustahil.

Malang bagai ayam, padi masak makan kehutan
Artinya: Sangat kecewa; keuntungan yang diharap-harap ternyata tidak diperoleh.

Malu berdayung hanyut serantau
Artinya: 
1. Malu yang tidak pada tempatnya akhirnya akan merugikan diri sendiri.
2. Malas berusaha maka susah dalam kehidupan di belakang hari.

Malu bertanya, sesat di jalan
Artinya: Segan bertanya berarti kita akan rugi sendiri karena persoalan yang dihadapi tidak ditemukan jalan keluarnya.

Maling teriak maling
Artinya: Kesalahan seseorang yang dilimpahkan kepada orang lain.

Mancit satu, gada seratus
Artinya: 
1. Musuh terlalu banyak maka akhirnya akan binasa / kalah juga.
2. Sedemikian banyak persoalan besar yang dihadapi tak akan dapat diselesaikan oleh satu orang saja.

Mandi dengan air secupak
Artinya: 
1. Pekerjaan yang tanggung-tanggung.
2. Pekerjaan / penghasilan yang tidak mencukupi kebutuhan.

Mandi di air kiambang, pelak lepas gatalpun datang
Artinya: Beroleh sesuatu yang berguna, tetapi kelak di kemudian hari lebih menyiksa / menyengsarakan.

Mandi sedirus
Artinya: Beroleh pujian yang belum pada tempatnya / waktunya.

Manikam sudah menjadi sekam
Artinya: Sesuatu yang berubah menjadi tidak berguna lagi.

Manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas dimuntahkan
Artinya: Kata-kata manis / sanjungan dan pujian jangan cepat dipercayai sebaliknya kata-kata keras / kritik jangan cepat ditolak sebab biasanya bermaksud baik.

Manusia merencanakan, Tuhan menentukan
Artinya: Manusia dapat berusaha sekuat tenaga sedaya upaya namun soal hasilnya Tuhan yang sebetulnya menentukan.

Manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya
Artinya: Manusia yang berakal berbudi itu mempunyai pandangan yang lebih jauh dan lebih luas, sedangkan yang tidak berakal hanya memikirkan kepuasan sesaat / mementingkan kekayaan pribadi saja tanpa memikirkan dampaknya di kemudian hari.

Mara jangan dipukat, rezeki jangan ditolak
Artinya: Janganlah menghadang bahaya karena dengan sengaja mengerjakan pekerjaan yang berbahaya.

Masak diluar, mentah didalam
Artinya: Kelihatan dari tampak luar seperti orang baik-baik, padahal kenyataannya tidak demikian.

Masak malam, mentah pagi
Artinya: 
1. Sesuatu yang sudah diputuskan, sebentar lagi diubah.
2. Tidak ada keputusan yang pasti.

Masakan ada ayam memantangkan jemuran
Artinya: Tidak ada satupun orang yang tidak ingin untung / menolak keuntungan.

Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menguak
Artinya: Harus dapat menyesuaikan diri / mengetahui adat istiadat tempat orang yang kita datangi.

Masuk tak genap, keluar tak ganjil
Artinya: 
1. Orang yang tak masuk hitungan, tidak penting.
2. Ada atau tidak ada tidak berpengaruh apa-apa.

Masuk tiga, keluar empat
Artinya: Boros sekali.

Matahari itu bolehlah ditutup dengan nyiru
Artinya: Apakah suatu kebenaran yang sudah nyata itu dapat ditutup-tutupi ?

Mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak
Artinya: Sudah sewajarnyalah untuk saling tolong menolong.

Mati dicatuk katak
Artinya: Orang besar / kaya / pejabat yang dikalahkan oleh orang kecil / miskin / rakyat biasa.

Mati harimau karena belangnya, mati kesturi karena baunya
Artinya: Orang kerap kali mendapat kesulitan justru akibat kelebuhan yang dimilikinya.

Mati harimau meninggalkan belang, mati gajah meninggalkan gading
Artinya: Seorang manusia terutama diingat jasa-jasanya atau kesalahan-kesalahannya. Perbuatannya ini, baik maupun buruk akan tetap dikenal meskipun seseorang sudah tiada lagi.

Mati ikan karena umpan, mati saya karena budi
Artinya: Orang dapat saja terbujuk kata manis / rayuan hingga beroleh celaka.

Mati rusa karena jejaknya
Artinya: Orang akan beroleh celaka / sengsara akibat perbuatannya dimasa lalu.

Mati rusa karena tanduknya
Artinya: Seseorang acap kali mendapat celaka justru dari kelebihan yang dipunyainya.

Mati satu tumbuh seribu
Artinya: Adalah segala sesuatu yg telah hilang, selalu ada gantinya.

Mati seladang
Artinya: (dikatakan kepada pasangan suami istri yang rukun dan setia sampai ajal tiba.)

Mati takkan menyesal, luka takkan menyiuk
Artinya: Sudah berketetapan hati untuk melakukan pekerjaan tersebut, apapun yang terjadi di belakang hari tidak akan menyesal lagi.

Mati-mati berdawat biarlah hitam, mati-mati mandi biarlah basah
Artinya: Kalau mengerjakan sesuatu jangan kepalang tanggung, kerjakanlah sampai selesai.

Mati-mati minyak biarlah licin
Artinya: Kalau mengerjakan pekerjaan jangan kepalang tanggung, kerjakan sampai selesai.

Meletakkan api dibubungan
Artinya: Melakukan pekerjaan yang membahayakan.

Memagar kelapa condong
Artinya: 
1. Kita yang memelihara, orang lain yang memetik hasilnya.
2. Yang mendapat nama bukan orang yang berjasa.

Memahat di dalam garis
Artinya: Mengerjakan sesuatu itu haruslah menurut aturannya.

Memakan habis-habis, menyuruk hilang-hilang
Artinya: Jika mempunyai suatu rahasia, pandai-pandailah menyimpannya agar tidak terbongkar rahasia tersebut.

Memancing di air keruh
Artinya: Mengambil kesempatan pada sebuah peristiwa yang kalut atau menyedihkan. Menggunakan kesempatan yang tidak pada tempatnya.

Lidah tak bertulang
Artinya: 
1. Manusia sangat mudah untuk berbohong / mengumbar janji.
2. Berbicara seseorang itu tidak bisa dipegang.

Memasukkan minyak ke api
Artinya: Menghasut dua orang / pihak yang bertengkar / berperkara, agar pertengkarannya semakin menjadi-jadi.

Membasuh muka dengan air liur
Artinya: Berusaha memperbaiki kesalahan dengan perbuatan yang justru menambah kesalahan lagi.

Membawa garam ke laut
Artinya: 
1. Melakukan pekerjaan yang sia-sia, tak ada gunanya.
2. Tidak berpengaruh apapun juga.

Membeli kerbau bertuntun
Artinya: 
1. Tertipu karena kurang periksa terlebih dahulu.
2. Salah pilih istri / suami.

Membubuhkan arang dimuka orang
Artinya: Membari malu / membongkar aib nama seseorang di depan orang lain.

Mempertajam sanding
Artinya: Memperbasar peselisihan antara dua belah pihak yang bersengketa.

Menabur bijan ke tasik
Artinya: Sia-sia saja memberi fatwa / nasihat kepada orang yang bebal / dungu.

Menangguk di air keruh
Artinya: Memanfaatkan situasi/keadaan yang lagi kacau untuk mencari keuntungan pribadi.

Menang jadi arang, kalah jadi abu
Artinya: Menang jadi arang, kalah jadi abu: dalam pertengkaran, menang atau kalah sama-sama menderita kerugian.

Menahan jerat ditempat genting
Artinya: Mengambil keuntungan pada saat orang lain mendapat kesukaran.

Menaikkan air ke gurun
Artinya: Melakukan pekerjaan yang sukar sekali, seperti mengajari orang dungu.

Menanak semua beras
Artinya: 
1. Memperlihatkan semua kepandaiannya.
2. Memakai segala kekuatannya untuk memenangkan pertandingan atau peperangan.

Menari di ladang orang
Artinya: Bersenang-senang dengan harta milik orang lain.

Mencabik baju didada
Artinya: Membuat malu pada diri sendiri atau pada anggota keluarga lainnya.

Mencabut harus dengan akar-akarnya
Artinya: Membasmi kejahatan hendaknya sampai tuntas.

Mencari jejak di air
Artinya: Melakukan pekerjaan yang sangat sukar, hampir sia-sia saja untuk dilakukan.

Mencari umbut di batu
Artinya: Pekerjaan yang sia-sia; mengerjakan pekerjaan yang pasti takkan berhasil.

Mencari yang sehasta sejengkal
Artinya: Menyelidiki tentang jauh dekatnya hubungan keluarga.

Mencencang berlandasan, melompat bersitumpu
Artinya: Jika hendak melakukan sesuatu pekerjaan sediakan / perhatikan terlebih dahulu syarat-syaratnya.

Mencencang memampas, membunuh membangun
Artinya: Yang bersalah harus dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Mencoreng arang di muka sendiri
Artinya: 
1. Melakukan sesuatu perbuatan yang memalukan nama baik sendiri.
2. Bila berbuat sesuatu yang jahat, perkara itu akan terkena kembali kepada kita sendiri.

Mencubit paha sendiri barulah paha orang lain
Artinya: Rasakan sendiri sakitnya sebelum menyakiti orang lain.

Mendapat pisang terkubak
Artinya: Sangat beruntung; mendapat keuntungan besar tanpa harus bersusah payah.

Menanti kucing bertanduk
Artinya: Menunggu sesuatu yang tidak mungkin terjadi.

Menebas buluh serumpun
Artinya: Mengambil menantu dari dalam lingkungan keluarga sendiri

Menepak nyamuk menjadi daki
Artinya: Melawan orang yang lemah tak akan mendapat nama baik, justru sebaliknya.

Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri
Artinya: 
1. Bila berbuat sesuatu yang jahat, perkara itu akan terkena kembali kepada kita sendiri.
2. Melakukan sesuatu perbuatan yang memalukan nama baik sendiri.

Menerka ayam dalam telur
Artinya: Pekerjaan yang mustahil, sia-sia saja dikerjakan.

Mengabui mata orang
Artinya: Menipu atau memperbodoh orang.

Mengadu nasib
Artinya: Mengadu untung.

Mengadu tuntung jarum
Artinya: Menyatukan pikiran cerdik pandai itu sangat susah.

Mengadu petah lidah
Artinya: Mengadu kepandaian berdebat.

Mengadu ujung jarum
Artinya: Perdebatan dua orang yang sama-sama pandai, sama-sama mempunyai ilmu sehingga sulit menemukan titik temu sesulit mempertemukan 2 ujung jarum.

Mengadu ujung penjahit
Artinya: Mengasah pikiran cerdik pandai.

Mengambil puntung pemukul kepala
Artinya: Menolong orang lain dengan risiko akan merugikan diri sendiri.

Menggantang anak ayam
Artinya: Melakukan pekerjaan dengan tingkat kesulitan sangat tinggi, hampir sia-sia saja untuk dikerjakan.

Menggenggam erat, membuhul mati
Artinya: Memegang teguh perjanjian / rahasia.

Menggenggam tak tiris
Artinya: (dikatakan kepada orang yang sangat pelit kikir, bakhil.)

Mengharap burung terbang tinggi, punai di tangan dilepaskan
Artinya: Mengharapkan keuntungan yang besar yang belum pasti, yang sudah dimiliki dibuang-buang / disia-siakan, sehingga akhirnya tidak punya apa-apa.

Mengharapkan hujan turun, air di tempayan ditumpahkan
Artinya: Terlalu mengharapkan keuntungan yang belum pasti, yang ditangan disia-siakan.

Menghendaki kuda bertanduk
Artinya: Mengharapkan akan sesuatu yang tidak ada; harapan hampa.

Menjemur sementara hari panas
Artinya: Mengerjakan sesuatu hendaknya pada waktu yang tepat.

Menjentik puru di bibir
Artinya: Benci kepada anak atau istri, semakin dibenci semakin menyusahkan saja.

Menjilat ludah di lantai
Artinya: Seseorang yang menarik kembali pernyataannya (membatalkan perjanjian) baik karena terpaksa maupun karena kebiasaan.

Menjilat air liur sendiri
Artinya: 
1. Meminta kembali hal atau barang yang telah diberikan kepada orang lain.
2. Menerima kembali sesuatu yang dahulu pernah ditolak.
3. Orang yang tak tahu malu.

Menjerit bagai kucing biang
Artinya: (dikatakan kepada perempuan gatal / perempuan nakal.)

Menjual petai hampa
Artinya: Hanya omong kosong belaka; membual saja.

Menjunjung uban
Artinya: Sudah tua; rambut di kepala sudah putih semua.

Melanting menuju tampuk
Artinya: Tiap-tiap usaha pasti ada maksud dan tujuannya.

Menuhuk kawan seiring menggunting dalam lipatan
Artinya: Perilaku culas dan curang karena selalu berusaha mencelakakan kawan sendiri.

Menunggu ara hanyut
Artinya: Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin, sehingga sia-sia saja.

Menunjukkan ilmu kepada orang menetek
Artinya: Nasihat yang baik menjadi tidak berguna bagi orang yang tidak mau mendengar / mempergunakan nasihat tersebut.

Sambil menyelam minum air
Artinya: Mengerjakan suatu pekerjaan, dapat pula menyelesaikan pekerjaan atau masalah yang lain.

Menyelam tertumus seperti babi
Artinya: 
1. Mengusahakan diri tampak bersih namun kiranya tambah berdaki.
2. Semakin berusaha membersihkan diri (dari suatu kesalahan), semakin tampak kesalahan yang diperbuat.

Merajuk air diruang, hendak karam ditimba juga
Artinya: Menyesali perbuatan anak kita sendiri, namun tak sampai hati melihatnya hidup melarat.

Merak mengigal di hutan
Artinya: Berpangkat besar dan tinggi kedudukan di negeri orang, tidak dirasakan dan tidak tampak oleh sanak saudara.

Merdeka atau mati
Artinya: Kita harus berjuang untuk kebebasan kita selama itu dibutuhkan, dan kami tidak akan keberatan kematian berikut perjuangan kami untuk kemerdekaan.

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak
Artinya: Nasib itu tak dapat diubah sebelumnya oleh karena nasib adalah rahasia Allah bagi manusia.

Mulut bau madu, pantat bau sengat
Artinya: 
1. Lain yang diucapkan, lain pula didalam hatinya.
2. Dari tutur sapanya seolah-olah orang baik-baik, tetapi kenyataan adalah sebaliknya.

Mulut kapuk dapat ditutup
Artinya: Jangan pernah percayakan rahasia kepada orang lain, karena mulut orang tak dapat ditutup (kalau bantal robek kapuk keluar masih dapat dijahit untuk ditutup sobekannya).

Mulut bicara, badan binasa
Artinya: Orang banyak bicara tapi faktanya tidak dapat dibuktikan dengan kebenaran. (mulutnya tidak bisa dijaga)

Mulut manis kucandan murah
Artinya: Orang yang lemah lembut, baik tutur sapanya, dan berbudi pekerti.

Mulut manis mematahkan tulang
Artinya: Kata-kata yang lemah lembut dapat menundukkan orang.

Mulutmu harimaumu
Artinya: Segala perkataan yang terlanjur kita keluarkan apabila tidak dipikirkan dahulu akan dapat merugikan diri sendiri.

Mumbang ditebuk tupai
Artinya: Anak gadis sudah tidak perawan lagi.

Murah di mulut mahal di timbangan
Artinya: Mudah berjanji namun jarang sekali menepati janjinya.

Musang berbulu ayam
Artinya: 
1. Orang jahat yang berpura-pura baik.
2. Berpura-pura menolong namun niat sebenarnya menjerumuskan.

Musang terjun, lantai terjungkat
Artinya: 
1. Sudah terlihat tanda-tanda tentang kejahatan yang telah dilakukan oleh seseorang.
2. Barang bukti kejahatan sudah ditemukan.

Musuh dalam selimut
Artinya: 
1. Orang terdekat yang diam-diam berkhianat.
2. Mempunyai musuh yang dekat dengan kita dan dapat mencelakai kita.
3. Musuh dalam kalangan sendiri.

Musuh jangan diadang, selisih jangan dicari
Artinya: 
1. Jangan sengaja mencari musuh, namun sebaliknya tidak perlu lari dari musuh.
2. Peselisihan janganlah dicari-cari.



Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad l)

18.58

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Lain di mulut lain di hati
Artinya: Perkataan seseorang yang diucapkan di mulut tetapi lain di hatinya.

Lain biduk, lain digalang
Artinya: 
1. Jawaban atau ikhtiar yang tak sesuai dengan maksud pertanyaan.
2. OOT (out of topic).

Lain gatal, lain yang digaruk
Artinya: Lain yang berbuat salah, lain pula yang dituduh (tertuduh bukan yang berbuat salah).

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya
Artinya: 
1. Setiap daerah memiliki adat istiadat yang berbeda;
2. Satu aturan di suatu daerah bisa berbeda dengan aturan di daerah lain.

Laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan
Artinya: 
1. Suami sendiri dibiarkan kelaparan, orang asing / orang lain diberi makan.
2. Orang lain ditolong, keluarga sendiri diabaikan.

Laksana apung-apung dipermainkan gelombang
Artinya: 
1. Nasib yang tidak berketentuan, seperti nasib anak yatim.
2. Belum medapat pekerjaan yang tetap.

Laksana apung-apung di tengah laut, dipukul ombak hanyut ke tepi
Artinya: Perihal kedudukan yang belum mantap.

Laksana garam dengan asam
Artinya: Cocok sekali, seia sekata.

Lalu jarum, lalu kelindan
Artinya: Jika pekerjaan pembuka jalan telah berhasil, maka yang lain-lain juga akan segera berhasil.

Lancar kaji karena diulang, lancar jalan karena ditempuh
Artinya: Semua pekerjaan akan menjadi lancar dan menjadi mahir apabila diulang-ulang.

Lebih baik mati berkalang tanah, dari pada hidup bercermin bangkai
Artinya: Daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati.

Lebih baik satu burung di tangan dari pada sepuluh burung di pohon
Artinya: Lebih memiliki barang, walau sedikit tetapi pasti. Dibandingkan dengan barang banyak tetapi tidak pasti.

Lembah juga yang dituruti air
Artinya: Orang yang kaya juga yang bertambah kaya.

Lembu dongkol hendak menyondol.
Artinya: Mengancam namun tak mempunyai kekuatan.

Lempar batu sembunyi tangan
Artinya: 
1. Orang yang tidak berani bertanggung jawab dengan perbuatannya.
2. Pengecut.

Lepas dari mulut harimau, masuk kedalam mulut buaya
Artinya: 
1. Luput dari satu bahaya, jatuh kembali ke bahaya yang lain.
2. Kesialan bertubi-tubi.

Lewat dari manis, masam; lewat dari harum, busuk.
Artinya: Pada awalnya saling berkasih-kasihan, lama-lama selalu bertengkar.

Lidah bercabang bagai biawak
Artinya: 
1. Orang yang tidak jujur.
2. Pengacara yang mengambil keuntungan dari dua belah fihak yang bersengketa.

Lidah tak bertulang
Artinya: 
1. Manusia sangat mudah untuk berbohong / mengumbar janji.
2. Berbicara seseorang itu tidak bisa dipegang.

Lonjak seperti labu dibenam
Artinya: Lenggang seseorang yang menunjukkan kesombongannya.

Lubuk akal tepian ilmu
Artinya: Orang yang pandai tempat kita bertanya.

Lubuk akal tepian bumi
Artinya: Orang yang pandai tempat kita bertanya.

Luka boleh sembuh, parutnya tinggal juga
Artinya: Permusuhan boleh hilang karena berdamai, namun hati yang disakiti sangat sukar mengobati / melupakannya.

Luka di kaki, sakit seluruh badan
Artinya: Seorang yang disakiti / dihina maka yang merasakan adalah seluruh keluarga / sanak saudara.

Luka di tangan karena pisau, luka di hati karena kata
Artinya: Berhati-hatilah dalam berkata-kata, karena dapat melukai perasaan orang lain.

Lunak gigi daripada lidah
Artinya: Sangat lemah lembut; sangat merendahkan diri.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad k)

18.48

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Kacang lupa kulitnya
Artinya: Seseorang yang lupa akan asal-usulnya. Terutama ini biasanya digunakan bagi seseorang yang berasal dari kampung atau desa dan pergi ke kota menjadi kaya atau memiliki jabatan tinggi dan lupa daratan.

Kail sebentuk, umpan seekor, sekali putus sehari hanyut
Artinya: Bila mengerjakan sesuatu tanpa mempertimbangkan hal-hal lain, tidak akan mendatangkan hasil.

Kail sejengkal janganlah menduga dalam lautan
Artinya: Kalau ilmu pengetahuan masih sedikit janganlah coba berlawanan dengan orang pandai.

Kain basah kering di pinggang
Artinya: Sangat miskin (sehingga pakaian hanya satu-satunya yang melilit di tubuh).

Kain dalam acar dikutip cuci ia hendak ke longkang lagi
Artinya: Sesuatu yang tidak dapat diperbaiki lagi (tentang akhlak wanita pelacur).

Kain ditangkap maka duduk
Artinya: Sangat miskin (sehingga kain yang dipakaipun tak mencukupi untuk menutup tubuh).

Kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari
Artinya: Menceraikan istri tua, mencari istri muda.

Kain pendinding miang, uang pendinding malu
Artinya: Uang gunanya untuk penjaga kehormatan.

Kaki naik kepala turun
Artinya: Sangat sibuk sekali.

Kaki tertarung inai padahannya, mulut terdorong emas padahannya
Artinya: Harus berani menanggung akibat perbuatan atau janji sendiri.

Kalah jadi abu, menang jadi arang
Artinya: Dua orang yang berpekara dan membawanya ke pengadilan maka kedua-duanya mengalami kerugian.

Kalah membeli, menang memakai
Artinya: Membeli barang dengan harga yang mahal tidak menjadi soal asalkan kualitas barang tersebut bagus dan bertahan lama.

Kalau di hutan tak ada singa, beruk rabun bisa menjadi raja
Artinya: Kalau tak ada orang yang pandai, maka orang bodohpun dianggap pandai.

Kalau kail panjang sejengkal, jangan laut hendak diduga
Artinya: Kalau belum mempunyai banyak ilmu pengetahuan / pengalaman jangan dicoba berlawanan dengan orang yang pandai.

Kalau kaki sudah terlangkahkan, pantang dihela surut
Artinya: Kalau sudah terlanjur, jangan berhenti sampai disitu saja.

Kalau kena tampar, biar dengan tangan yang bercincin
Artinya: Tidak masalah bila kena marah oleh orang yang tinggi jabatannya atau bangsanya.

Kalau kena tendang, biar dengan kaki yang berkasut
Artinya: Tidak masalah bila dimarahi oleh orang yang tinggi jabatannya / bangsanya.

Kalau mandi biarlah basah
Artinya: Kalau mengerjakan sesuatu pekerjaan hendaknya sampai selesai, jangan setengah setengah.

Kalau pandai mencencang akar, mati lalu ke puncaknya
Artinya: Bila dapat menguasai pimpinannya, anak buahnya tak akan berdaya lagi.

Kalau sorak dahulu daripada tohok, tidak mati babi
Artinya: Biasanya bila telah bergembira ria sebelum menang, akhirnya tidak jadi menang.

Kalau tak ada angin bertiup, takkan pokok bergoyang
Artinya: Jika tidak ada sebabnya, maka tak akan sesuatu itu terjadi.

Kalau tak ingin terlimbur pasang, jangan berumah di tepi laut
Artinya: Kalau tidak ingin mendapat celaka / risiko, jangan lakukan pekerjaan yang berbahaya / sia-sia.

Kalau tidak berada-ada takkan tempua bersarang rendah
Artinya: Tentu ada maksud tersembunyi seseorang berlaku secara luar biasa.

Kapal besar ditunda jongkong
Artinya: Atasan yang menurut saja diatur oleh bawahannya.

Kapal satu nakhoda dua
Artinya: 
1. Perusahaan / organisasi dikendalikan oleh dua pimpinan.
2. Dualisme.

Karam berdua, basah seorang
Artinya: Kesalahan yang dilakukan bersama, akibatnya hanya ditimpakan pada seorang saja.

Karam di laut boleh ditimba, karam di hati bilakah sudah
Artinya: Perasaan sedih karena kehilangan kekasih sangat sukar untuk dihilangkan.

Karam sambal oleh belacan
Artinya: Dirugikan oleh orang yang sebenarnya diharapkan menjadi pelindung.

Karena mata buta, karena hati mati
Artinya: Badan menjadi celaka oleh sebab dorongan hawa nafsu yang tidak terkendalikan.

Karena mulut badan binasa
Artinya: 
1. Menjadi celaka oleh tidak pandai menjaga perkataannya.
2. Rahasia pribadi terbongkar oleh karena mulut sendiri.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
Artinya: Hanya karena kesalahan kecil yang nampak tiada artinya seluruh persoalan menjadi kacau dan berantakan.

Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan
Artinya: Kasih ibu kepada anaknya tidak terbatas, tetapi kasih anak pada ibunya kecil sekali.

Kata banyak, kata bergalau
Artinya: Kata orang ramai itu kacau saja, tidak dapat dipegang benar.

Ke gunung sama mendaki, ke lurah sama menurun
Artinya: Bersama di masa baik dan buruk.

Kebesaran air
Artinya: Tak tahu apa yang diperbuat.

Kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah
Artinya: Manusia itu selalu terikat pada tata-tertib masyarakat, tidak pernah terbebas sama sekali.

Kecil-kecil anak, sudah besar menjadi onak
Artinya: Saat kecil bertingkah laku manis, saat besar bertingkah laku jelek.

Kecil-kecil lada padi
Artinya: Biarpun kecil namun berani; biar orang kecil tetapi mempunyai kemampuan besar untuk hal tertentu.

Keluar mulut harimau, masuk mulut buaya
Artinya: (untuk menggambarkan seseorang yang baru saja keluar dari situasi genting hanya untuk mendapatkan ke lain situasi genting.)

Kemarau setahun dihapuskan hujan sehari
Artinya: Kebaikan yang banyak dihapuskan oleh kejahatan yang sedikit (kebaikan yang panjang dihapus dengan kejelekan yang pendek).

Kepala boleh panas, tetapi hati harus tetap dingin
Artinya: Sebuah perselisihan hanya bisa diselesaikan dengan mendiskusikan masalah secara terbuka dan tenang.

Kepala sama hitam, isi hati siapa tahu
Artinya: Sebuah cara berpikir yang berbeda pada setiap orang.

Ketika ada sama dimakan, waktu tak ada sama ditahan
Artinya: Bahagia atau menderita selalu dialami bersama-sama.

Ketika ada jangan dimakan, telah habis maka dimakan
Artinya: 
1. Uang tabungan janganlah dihambur-hamburkan, agar kelak tidak menderita kesusahan sendiri.
2. Simpanan, bila tak ada mata pencaharian lagi barulah dipergunakan harta simpanan itu (nasihat supaya berhemat).

Kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu
Artinya: Orang-orang mengatakan itu untuk menyiratkan seseorang yang tahu lebih banyak daripada membiarkan.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad j)

18.33

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Jadi abu arang
Artinya: Sudah usang atau basi (tentang pembicaraan dan sebagainya).

Jadilah orang pandai bagai padi yang merunduk
Artinya: Sebagai seorang yang pandai kita harus merasa rendah hati.

Jagung tua tak hendak masak
Artinya: Bagai menyekolahkan anak yang nakal dan bodoh, uang orang tua habis, anak tak pernah lulus.

Jalan diasak orang menggalas
Artinya: 
1. Adat istiadat kita diubah oleh pendatang/orang asing.
2. Dampak globalisasi.

Jalan mati lagi dicoba, ini pula jalan binasa
Artinya: 
1. Orang yang sangat berani tak takut menghadang bahaya.
2. Berani mati.

Jalan raya titian batu
Artinya: Adat istiadat yang lazim sejak dahulu.

Jangan didengarkan siul ular
Artinya: 
1. Jangan pedulikan tipu daya musuh.
2. Jangan terkecoh.

Jangat liat kurang panggang
Artinya: 
1. Tak dapat diajar karena sangat keras kepala.
2. Pembangkang.

Janji sampai, sukatan penuh
Artinya: Sudah sampai ajalnya.

Jatuh ke tilam empuk
Artinya: Orang besar/kaya walaupun sudah diberhentikan dari jabatannya/pekerjaannya, hidupnya tidak begitu melarat.

Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasai
Artinya: Orang yang banyak merantau banyak pula pengalaman/pengetahuannya.

Jauh di mata, dekat di hati
Artinya: Walaupun tidak bertemu karena dipisahkan oleh jarak namun di hati tetap terkenang/teringat selalu.

Jauh di mata, jauh di hati
Artinya: Teringat selagi berdekatan, namun bila telah berjauhan maka menjadi lupa.

Jauh panggang dari api
Artinya: 
1. Jawaban yang diberikan sangat meleset.
2. Tidak seperti yang diharapkan.

Jawi hitam banyak tingkah
Artinya: Orang yang cerewet.

Jelatang di hulu air
Artinya: Sesuatu yang selalu menyusahkan saja.

Jemuran terkekar, ayam tiba
Artinya: 
1. Mujur sekali.
2. Dagangan baru digelar pembeli sudah banyak yang datang.

Jerat halus kelindan sutera
Artinya: Tipu muslihat yang sangat halus.

Jerat serupa jerami
Artinya: Mengambil keuntungan pada saat orang beroleh kesukaran.

Jerih menentang laba
Artinya: Jika orang mau bersusah payah terlebih dahulu, pasti ada imbalan yang akan diharapkan.

Jika air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut
Artinya: Jika berdiam di suatu tempat, hendaklah adat istiadat orang di tempat itu dituruti.

Jika keruh dihulu, tak dapat tidak dihilir keruh juga
Artinya: Jika perkara dari awal sudah penuh dengan kecurangan maka akhirnya tidak akan selamat juga.

Jika tak ada rotan, akar pun berguna
Artinya: Bila tak ada sesuatu yang baik, yang kurang baik pun dapat dipergunakan.

Jika takut dilanggar batang, jangan duduk di kepala pulau
Artinya: Jikalau takut akan risiko/bahaya, jangan kerjakan pekerjaan yang sia-sia/berbahaya.

Jika takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai
Artinya: Jikalau takut akan risiko/bahaya, jangan kerjakan pekerjaan yang sia-sia/berbahaya.

Jinak-jinak merpati, sudah dekat terbanglah dia
Artinya: Tampaknya mudah untuk didekati, ternyata sukar.

Jual emas beli intan
Artinya: Maju setingkat.

Jung pecah hiu kenyang
Artinya: Dalam suatu negeri yang tidak mempunyai pemerintahan yang baik dan kuat, atau dalam negeri yang timbul huru-hara, maka orang-orang jahat akan mengambil keuntungan dari suasana tersebut.

Jung satu nakhoda dua
Artinya: Sebuah perusahaan/jawatan/organisasi yang mempunyai dua pimpinan akan menghasilkan hal yang tidak baik.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad i)

18.25

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Ijuk selembang, tali di situ, keluan di situ
Artinya: Ijuk selembang, tali di situ, keluan di situ: pencaharian tidak mencukupi padahal tanggungan banyak.

Ijuk tidak bersagar, lurah tidak berbatu
Artinya: Ijuk tidak bersagar, lurah tidak berbatu: tidak mempunyai keluarga yang dipandang; dimalui orang.

Ikan biar dapat, serampang jangan pukah.
Artinya: Bekerja dengan hati-hati sekali.

Ikan terkilat jala tiba
Artinya: 
1. Orang yang arif dan bijaksana, cepat mengerti akan maksud/duduk perkara orang lain dan cepat pula memberi jawaban/jalan keluarnya dengan tepat.
2. Cepat tanggap.

Ikut hati mati, ikut rasa binasa
Artinya: Orang yang hanya memperturutkan kata hati saja tanpa menggunakan akal fikiran maka dia akan gagal dalam kehidupannya; binasa.

Ilmu pengetahuan adalah kekuatan
Artinya: (berasal dari pepatah bahasa Inggris: Knowledge is power.)

Seperti padi, kian berisi kian merunduk
Artinya: 
1. Semakin tinggi ilmunya semakin rendah hatinya.
2. Kalau sudah pandai jangan sombong, selalulah rendah hati.

Inai tertepung, kuku tanggal
Artinya: Sesuatu yang selesai dikerjakan, tetapi ternyata ada kesukarannya.

Hasrat hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai
Artinya: Apa daya tangan tak sampai: ingin mencapai sesuatu, sayangnya syaratnya untuk itu tidak ada atau tidak dipunyai.

Isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita
Artinya: Tulang bulu pulang ke kita: dalam menjalankan suatu pekerjaan/tugas, orang lain mendapat senangnya, kita sendiri hanya mendapatkan susahnya.

Itik diajar berenang
Artinya: Melakukan pekerjaan sia-sia karena yang diberi petunjuk telah mahir melakukannya.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad h)

18.19

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Habis adat dengan kerelaan, hilang adat tegal mufakat
Artinya: Adat lama boleh saja tidak dituruti apabila ada kata sepakat (tegal mufakat).

Habis beralur, maka beralu-alu
Artinya: Setelah upaya perundingan berkali-kali gagal, barulah boleh mengambil jalan kekerasan.

Habis manis sepah dibuang
Artinya: 
1. Dibuang setelah tidak dipakai lagi.
2. Sesuatu disimpan pada saat diperlukan saja, dan dibuang jika tidak diperlukan lagi.
3. Selagi masih digunakan dirawat dengan baik, tetapi bila tidak dipergunakan lagi dicampakkan begitu saja.

Hafal kaji karena diulang, pasar jalan karena ditempuh
Artinya: Semua pekerjaan akan menjadi lancar/mahir jika selalu dilakukan berulang kali.

Hampa berat menjadi sekam
Artinya: 
1. Karena banyaknya sesuatu yang dimiliki, maka tidak peduli kalau ada yang tersia-sia ataupun yang hilang dari padanya.
2. Sifat mubazir.

Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua
Artinya: Meski jasad manusia sudah tidak berbentuk lagi, jika manusia ini pernah melakukan budi baik maka orang lain pasti masih mengingat budi baiknya itu.

Harap akan anak buta mata sebelah, harap akan teman buta mata keduanya
Artinya: Percaya kepada anak sendiri bisa jadi tertipu sedikit, namun percaya kepada teman bisa tertipu sama sekali.

Harap pada yang ada, cemas pada yang tidak ada
Artinya: Orang yang tidak memiliki kesabaran.

Harapkan burung terbang tinggi, punai di tangan dilepaskan
Artinya: Terlalu mengharapkan keuntungan yang belum pasti, yang sudah ada ditangan disia-siakan, akhirnya yang manapun tidak dapat.

Harapkan guntur di langit, air di tempayan dicurahkan
Artinya: Terlalu mengharapkan keuntungan yang belum pasti, yang sudah ada ditangan disia-siakan, akhirnya yang manapun tidak dapat.

Harimau mengaum takkan menangkap
Artinya: Orang yang mengancam lebih dahulu biasanya tidak berbahaya.

Hari pagi dikejar-kejar, hari petang dibuang-buang
Artinya: Selagi waktu masih banyak tidak dimanfaatkan, ketika waktu sudah tinggal sedikit barulah kalang-kabut.

Harum menghilangkan bau
Artinya: Nama yang baik itu menghilangkan kejahatan/kejelekan sebelumnya.

Harum seperti malaikat lalu
Artinya: Sangat harum; sangat banyak memakai wewangian.

Hasrat hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai
Artinya: Ingin mencapai sesuatu, sayangnya syaratnya untuk itu tidak ada atau tidak dipunyai.

Hati bagai baling-baling
Artinya: Orang yang tak teguh pendiriannya; selalu berubah-ubah.

Hati gajah sama dilapah, hati tungau sama dicecah
Artinya: Hasil yang diperoleh dibagi sama, bila diperoleh banyak maka sama-sama mendapat banyak, bila sedikit maka sama-sama sedikit pula.

Hati gatal, mata digaruk
Artinya: Sangat ingin, tetapi tak mempunyai syarat untuk mendapatkan keinginan tersebut.

Hemat pangkal kaya
Artinya: 
1. Orang yang selalu berhemat akan menjadi kaya.
2. Bila ingin kaya, hendaklah berhemat. Bila bersikap boros hanya akan menambah hutang.

Hendak air pancuran terbit
Artinya: Yang diperoleh lebih daripada yang dikehendaki.

Hendak menangguk ikan, tertangguk pada batang
Artinya: Mengharapkan keuntungan, namun kerugian yang diperoleh.

Hendak ulam, pucuk menjulai
Artinya: Sangat beruntung; mendapatkan sesuatu lebih dari apa yang diharapkan.

Hidung dicium pipi digigit
Artinya: 
1. Kasih sayang semu.
2. Pura-pura.

Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
Artinya: 
1. Orang yang hidup di suatu tempat harus mematuhi norma yang berlaku di masyarakat.
2. Setiap orang harus menaati adat selama hidupnya dan ingat bahwa ia akan mati.

Hidup enggan mati tak mau
Artinya: Hidup yang sangat menderita, misalnya: melarat karena sangat miskin atau sakit-sakitan terus.

Hidup seperti anjing dengan kucing
Artinya: 
1. Kehidupan yang selalu diisi dengan pertengkaran/perselisihan.
2. Kehidupan yang tidak pernah tenteram.
3. Seseorang yang bertengkar terus-menerus.

Hidup seperti umang-umang
Artinya: Kehidupan yang sangat miskin.

Hidup tolong-menolong, sandar-menyandar
Artinya: Orang yang hidup seharusnya saling bantu membantu.

Hidup tolong-menolong, sandar-menyandar
Artinya: Orang yang hidup seharusnya saling bantu membantu.

Hilang di mata di hati jangan
Artinya: Walaupun tempat tinggal sudah berjauhan namun jangan saling melupakan.

Hilang geli oleh gelitik, hilang bisa oleh biasa
Artinya: Mula-mula tidak menyenangkan dan membuat malu, tetapi lama-kelamaan semua perasaan itu lenyap.

Hujan berpohon, panas berasal
Artinya: Segala sesuatu kejadian itu pasti ada sebab musababnya.

Hujan tak sekali jatuh, simpai tak sekali erat
Artinya: Kerja itu harus berangsur-angsur, takkan selalu dapat selesai sekaligus semuanya.

Hujan turun, kambing lari
Artinya: 
1. Suatu ungkapan untuk mengakhiri suatu kisah/dongeng.
2. Habis cerita.

Hulu malang pangkal celaka
Artinya: Asal-mula kesialan tersebut.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad g)

18.07

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Gabak di hulu tanda akan hujan
Artinya: Suatu hal/huru-hara akan terjadi karena sudah tampak tanda-tanda ke arah sana.

Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak
Artinya: Berarti kebenaran seseorang yang jelas ada tidak di bicarakan namun kesalahan yang sangat kecil dibesar-besarkan.

Gajah derum tengah rumah
Artinya: Kedatangan tamu orang besar.

Gajah dialahkan oleh pelanduk
Artinya: Orang besar dapat dikalahkan oleh orang cerdik.

Gajah ditelan ular lidi
Artinya: Anak orang besar jatuh cinta kepada anak orang kecil/rendah.

Gajah mati karena gadingnya
Artinya: Orang sering mendapat kesusahan/kesukaran justru karena kelebihan yang ada padanya.

Gajah mati tinggalkan gading, harimau mati tinggalkan belang
Artinya: Orang meninggal selalu meninggalkan hal hal yang baik maupun buruk yang selalu diingat orang.

Gajah mati tulang setimbun
Artinya: Orang besar/kaya yang meninggal akan meninggalkan banyak harta pusaka.

Gajah sama gajah berjuang, pelanduk mati di tengah-tengah
Artinya: 
1. Orang-orang besar berkelahi, orang kecil yang menjadi korbannya.
2. Negara berperang, rakyat yang menjadi korbannya.

Gali lubang, tutup lubang
Artinya: Mengambil atau mencari hutang baru untuk membayar hutang yang lama.

Gayung bersambut, kata berjawab
Artinya: 
1. Tak ada pertanyaan/persoalan yang tak dapat dijawab oleh orang arif.
2. Permintaan yang dilontarkan segera dipenuhi oleh orang tempat kita meminta.
3. Setiap orang harus mempertahankan dirinya.

Geleng bukan, angguk ia
Artinya: Mengangguk untuk menyatakan bukan; yang dikatakan tak sama dengan yang ada dalam hati.

Geleng serupa cupak hanyut
Artinya: Sombong/angkuh; kalau berjalan tampak benar sikap angkuh dan sombongnya itu.

Genting menanti putus, biang menanti tembuk
Artinya: 
1. Keadaan yang sudah kritis, misalnya: sebentar lagi pecah perang; sebentar lagi cerai suami-istri.
2. Tegang, berbahaya.
3. Hampir putus (tentang bagian yang mengaus dari suatu benda, misalnya: benang dan tali).

Getah terbangkit kuaran tiba
Artinya: Salah perhitungan/rancangan.

Getikkan puru dibibir
Artinya: 
1. Perbuatan yang menambah kesukaran pada diri sendiri.
2. Benci kepada anak dan istri, makin dibenci makin menyusahkan.

Gila di abun
Artinya: Mengangankan sesuatu yang tak mungkin tercapai.

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari
Artinya: 
1. Murid biasanya bulat-bulat mencontoh gurunya, maka guru sebaiknya jangan memberikan contoh yang buruk.
2. Menjadi tokoh panutan di masyarakat/pejabat negeri hendaknya jangan sampai memberi contoh yang buruk.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad f)

18.03

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Fajar menyingsing, elang menyongsong
Artinya: Sambutlah hari dengan semangat berusaha/bekerja yang gigih/kuat.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad e)

18.01

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Elok berarak di hari panas
Artinya: Bersenang-senang/berpesta ria baru pada tempatnya bila orang tersebut mampu melakukannya.

Embacang buruk kulit
Artinya: Seseorang yang tampak luarnya/lahirnya seolah-olah tidak baik atau bodoh namun sesungguhnya dia baik hati/pandai sekali.

Emping terserak, hari hujan
Artinya: 
1. Sangat sial.
2. Dagangan dalam jumlah banyak baru diperdagangkan, pecah perang/huru-hara di negeri tersebut.

Enak lauk dikunyah-kunyah, enak kata diperkatakan
Artinya: Perkataan/nasihat yang baik itu seringlah diulang-ulang supaya terpahami dengan baik.

Enau sebatang dua sigainya
Artinya: Perempuan yang menduakan suaminya; istri yang berselingkuh.

Enggang lalu, atal jatuh, anak raja mati ditimpanya
Artinya: Orang yang dituduh melakukan suatu kejahatan karena kebetulan berada di tempat kejadian perkara.

Enggang sama enggang, pipit sama pipit
Artinya: 
1. anak orang besar kawin dengan anak orang besar, orang kecil dengan orang kecil pula.
2. sudah begitu adatnya.

Esa hilang, dua terbilang
Artinya: Terus berjuang/berusaha dengan gigih sampai tercapai tujuan/cita-cita.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad d)

17.12

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Dahulu bajak daripada jawi
Artinya: Orang muda yang belum mempunyai pengalaman dijadikan pemimpin orang tua-tua yang berpengalaman.

Dahulu timah sekarang besi
Artinya: Seseorang yang harkat martabat dan kedudukannya turun.

Dalam lautan bisa diduga, dalam hati siapa tahu
Artinya: Isi hati seseorang tidak dapat ditebak.

Dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan
Artinya: Telah diketahui benar isi hati atau perangainya.

Dari jung turun ke sampan
Artinya: Turun pangkat, turun derajat, jatuh merek.

Dari telaga yang jernih, tak akan mengalir air yang keruh
Artinya: Orang baik-baik biasanya akan mempunyai keturunan anak yang baik pula.

Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah
Artinya: Daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati saja.

Daripada hidup berputih mata, lebih baik mati berputih tulang
Artinya: Daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati saja.

Daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri
Artinya: Bagaimanapun senangnya hidup di negeri orang, masih lebih senang hidup di negeri sendiri.

Datang tampak muka, pulang tampak punggung
Artinya: Harus mengikuti tata krama.

Datang tidak berjemput, pulang tidak berantar
Artinya: Tidak dipedulikan; diabaikan saja.

Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal
Artinya: Kalau bukan rezeki maka akan habis begitu saja, tetapi kalau memang rezeki maka akan tinggal terpelihara.

Dekat mencari induk, jauh mencari suku
Artinya: Ketika tempat merantau masih dekat maka yang menjadi saudara adalah orang yang seinduk dengan kita, namun apabila tempat merantau sudah jauh maka orang sesukupun sudah cukup jadi saudara.

Deras datang, deras kena
Artinya: Siapa tak tak sabar (mau cepat-cepat saja) dalam berjual beli atau bertukar barang maka dialah yang akan mendapat kerugian.

Diam di bandar tak meniru, diam di laut asin tidak
Artinya: Tetap saja bodoh; orang yang tidak memanfaatkan kesempatan untuk belajar walaupun tinggal di kota.

Diam-diam penggali berkarat, diam-diam ubi berisi
Artinya: Diamnya orang bodoh tidak ada gunanya, diamnya orang yang pandai karena berfikir.

Diam emas, bicara perak
Artinya: Ketika seseorang diam, maka ia akan mendapatkan banyak kebaikan sedangkan ketika berbicara justru salah dan laku tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh lawan bicara.

Dianjak layu, dibubut mati
Artinya: Sesuatu yang sudah tetap, jangan diubah lagi.

Di atas langit masih ada langit
Artinya:
1. Ketika kita merasa hebat atau pandai, jangan lupa bahwa masih ada orang lain yang lebih hebat atau lebih pandai dari kita
2. Hal itu mengajarkan pada kita untuk dapat berendah hati dan tidak menyombongkan diri.

Diberi kuku hendak mencengkam
Artinya: Diberi sedikit kekuasaan langsung berbuat sewenang-wenang.

Diberi sehasta hendak sedepa
Artinya: Sudah diberi sedikit minta lebih banyak lagi; sangat rakus dan tamak; tidak pernah puas dengan apa yang sudah diperoleh.

Dibuat karena alah, menjadi murka karena alah
Artinya: Dikerjakan dengan baik, tetapi disangka orang jelek juga adanya.

Diganjur surut bagai bertanam
Artinya: Selalu mundur ke belakang.

Digantung tak bertali
Artinya: Perempuan yang tidak diberi nafkah, tetapi tidak juga ditalak.

Digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang
Artinya: Orang yang mempunyai kekasih masih muda sekali, mau dikawini masih di bawah umur, mau dilepaskan takut diambil orang.

Digila beruk berayun
Artinya: Dipermain-mainkan saja oleh perempuan cantik.

Diindang ditampi teras, dipilih antah satu-satu
Artinya: Betul-betul dipilih untuk mendapatkan yang terbaik, diuji benar, dipilih satu-satu; uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Diindang tidak berantah
Artinya: Tidak ada yang terpilih; semuanya tidak laku karena tidak ada yang baik.

Di mana ada kemauan, di sana ada jalan
Artinya: Seseorang yang mempunyai niat dan mau berusaha, pasti ada kemudahan jika ada kesulitan yang menghadang.

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung
Artinya: Haruslah mengikuti/menghormati adat istiadat di tempat tinggal kita.

Di mana tak ada lang, akulah lang, kata belalang
Artinya: Kalau tak ada orang yang pandai, orang yang bodohpun mengaku pandai.

Di mana tembilang terentak, di situ cendawan tumbuh
Artinya: Bila timbul suatu kesukaran, akan dapat pula akal untuk memecahkannya.

Dikasih hati minta jantung
Artinya:
1. Orang yang melunjak diberi sedikit tetapi masih meminta lebih.
2. Orang tidak tahu berterima kasih.

Dikati sama berat, diuji sama merah
Artinya: (dikatakan pada keadaan seimbang, sederajat tentang pangkat atau kedudukan.)

Dimandikan dengan air segeluk
Artinya:
1. Dipuji tidak pada tempatnya.
2. Diberi pertolongan dengan sesuatu yang tidak mencukupi kebutuhan atau kurang bermanfaat.

Dinding sampai ke langit, empang sampai ke seberang
Artinya:
1. Larangan harus tegas supaya ditaati.
2. Kalau bekerja jangan tanggung-tanggung, harus sampai selesai.

Dinding teretas, tangga terpasang
Artinya: Bukti sudah cukup bahwa seseorang berniat jahat.

Dipandang dekat, dicapai tak dapat
Artinya: Kelihatanya mudah tetapi sulit mancapainya.

Di rumah beraja-raja, di hutan berberuk-beruk
Artinya: Harus dapat menyesuaikan diri dengan tempat tinggal kita.

Disisih sebagai antah
Artinya: Tidak boleh ikut campur (karena dianggap hina atau miskin).

Dua kali pisang berbuah
Artinya:
1. Mengalami nasib baik/rezeki lebih dari sekali.
2. Bernasib mujur.

Duduk berkisar, tegak berpaling
Artinya: Ingkar janji.

Duduk meraut ranjau, tegak meninjau jarah
Artinya: Selalu waspada.

Duduk sama rendah, tegak sama tinggi
Artinya:
1. Sejajar dalam martabat atau tingkatnya.
2. Sama adil di kedua belah pihak baik hak dan kewajiban.

Duduk seperti kucing, melompat seperti harimau
Artinya: Mukanya seperti orang bodoh, ternyata kalau sudah bicara baru tampak bahwa ilmu pengetahuannya tinggi.

Dunia tak selebar daun kelor
Artinya: Jangan cepat berputus-asa karena masih banyak yang lain.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad c)

06.37

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Cabik-cabik bulu ayam
Artinya: Dua orang bersaudara berkelahi/berselisih, tetapi lama kelamaan berbaikan lagi.

Cacat-cacat cempedak, cacat-cacat nak hendak
Artinya: Pura-pura saja mencela padahal dalam hati sudah mau sekali.

Cacing menjadi ular naga
Artinya: Orang kecil menjadi orang besar.

Cadik terkedik, bingung terjual
Artinya: Orang yang cerdik saja dapat meleset pendapatnya, apalagi orang yang bodoh - mudahlah ditipu orang lain.

Calak-calak ganti asah, menunggu tukang belum datang
Artinya: Sesuatu yang dipakai untuk sementara saja karena sedang menunggu yang lebih baik diperoleh atau tiba.

Cencang dua segeragai
Artinya: Sekali jalan, dua pekerjaan selesai.

Cencang putus, tusuk tembuk
Artinya: Putusan yang mengikat.

Cerdik perempuan melebuhkan, saudagar muda mengutangkan
Artinya: Orang bodoh tidak perlu dipertimbangkan perkataannya.

Cerdik tak membuang kawan, gemuk tak membuang lemak
Artinya: Tidak hanya mengingat kepentingan diri sendiri.

Cium tapak tangan, berbau atau tidak
Artinya:
1. Periksa diri sendiri dahulu sebelum mengkritik orang lain.
2. Introspeksi.

Coba-coba bertanam mumbang, siapa tahu jadi kelapa
Artinya:
1. Tetap berusaha walaupun peluang keberhasilan tidaklah besar.
2. Bertaruh; siapa tahu bernasib baik.

Condong yang akan menimpa
Artinya: Perbuatan yang akan mendatangkan celaka.

Kumpulan peribahasa Indonesia, kata pepatah, kata ibarat, kata ungkapan dan tamsil (abjad b)

06.12

Berikut merupakan kumpulan peribahasa indonesia. Peribahasa dapat berupa kata pepatah, kata-kata ibarat, kata-kata perumpamaan, kata-kata kiasan, kata-kata ungkapan, kata-kata tamsil dll.

Kumpulan peribahasa Indonesia ini di susun menurut abjad. Silahkan menuju ke sini untuk mendapatkan kumpulan peribahasa Indonesia selengkapnya.


Badai pasti berlalu
Artinya: Segala penderitaan pasti ada akhirnya.

Badak makan anaknya
Artinya:
1. Laki-laki yang merusakkan anaknya sendiri.
2. Membuat aib terhadap keluarga sendiri.

Bagai air dengan minyak
Artinya: Dua hal yang tidak bisa dipersatukan.

Bagai air di daun talas
Artinya:
1. Ketidakcocokan antara dua orang, seperti air yang ditaruh di atas daun talas akan terpisah.
2. Orang yang tidak mempunyai pendirian.

Bagai air titik ke batu
Artinya: Sukar sekali memberi nasihat kepada orang jahat.

Bagai alu pencungkil duri
Artinya: Pekerjaan yang sia-sia atau tidak mungkin dilakukan.

Bagai anjing beranak enam
Artinya: Orang yang sangat kurus sekali.

Bagai anjing melintang denai
Artinya: Sangat gembira.

Bagai anjing menyalak di ekor gajah
Artinya: Orang yang hina dan lemah hendak melawan orang yang besar dan kuat, tentu tak akan berhasil.

Bagai api dengan asap
Artinya:
1. Tak dapat bercerai lagi/selalu bersama-sama.
2. Berkasih-kasihan.

Bagai api dengan rabuk
Artinya: Berbahaya sekali bila diperdekatkan (misalnya : seperti gadis dengan jejaka).

Bagai aur dengan tebing
Artinya:  Saling tolong menolong; saling membantu.

Bagai aur di atas bukit
Artinya: Sukar disembunyikan oleh sebab mudah sekali dilihat orang.

Bagai ayam bertelur di padi
Artinya: Seseorang yang menyenangi hidup senang dan mewah.

Bagai ayam lepas bertaji
Artinya: Serba berbahaya; dilepas berbahaya, ikut dicampuri juga berbahaya.

Bagai bara dalam sekam
Artinya:
1. Perbuatan jahat yang tak tampak
2. Perasaan yang tersembunyi.

Bagai babi merasa gulai
Artinya:
1. Orang kecil yang beristrikan perempuan bangsawan.
2. Tidak setara.

Bagai bertanak di kuali
Artinya: Biaya yang dikeluarkan terlalu besar sehingga hasil yang diperoleh menjadi sedikit.

Bagai bulan kesiangan
Artinya: Paras rupa yang pucat (karena sakit ataupun patah hati).

Bagai bumi dan langit
Artinya: Dua hal yang mempunyai perbedaan yang sangat jauh. Contoh: Naik sepeda dengan naik mobil, kecepatannya "bagai bumi dan langit".

Bagai cendawan dibasuh
Artinya: (dikatakan kepada orang yang mukanya tiba-tiba berubah pucat sekali karena mendapat malu besar).

Bagai denai gajah lalu
Artinya: Kerusakan yang besar.

Bagai diiris dengan sembilu
Artinya: Suasana hati yang sangat pedih/sakit hati teramat sangat.

Bagai getah dibawa ke semak
Artinya: Perkara yang makin bertambah kusut.

Bagai hujan jatuh ke pasir
Artinya:
1. Nasihat yang diberi tidak berbekas.
2. Tidak ada guna berbuat baik kepada orang jahat.

Bagai inai dengan kuku
Artinya: Tidak pernah bercerai; tidak terpisahkan.

Bagai jampuk kesiangan
Artinya: Bingung; kehilangan akal tak tahu apa yang hendak diperbuat.

Bagai kacang lupa akan kulitnya
Artinya: Seseorang yang lupa akan asal-usulnya. Terutama seseorang yang berasal dari desa dan pergi ke kota, menjadi kaya atau memiliki jabatan tinggi, dan lupa daratan.

Bagai kambing dihela ke air
Artinya: Orang yang sangat enggan melaksanakan pekerjaan yang disuruhkan kepadanya.

Bagai kambing harga dua kupang
Artinya: Anak remaja (terutama anak perempuan) yang merasa dirinya sudah besar.

Bagai katak dalam tempurung
Artinya: Orang yang wawasannya tidak terlalu luas. Ia tidak tahu situasi lain, selain di sekitar tempatnya berada saja.

Bagai keluang bebar petang
Artinya: Berduyun-duyun, banyak sekali berkeliaran kesana kemari.

Bagai kena jelatang
Artinya: Orang yang sangat gelisah.

Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau
Artinya: Sangat sengsara; hidup melarat.

Bagai kerbau dicocok hidung
Artinya: Orang yang tidak punya pendirian atau hanya mengikut/mengekor saja.

Bagai kucing dengan panggang
Artinya: Berbahaya bila diperdekatkan (misalkan: lelaki dengan perempuan).

Bagai kucing dibawakan lidi
Artinya: Sangat ketakutan.

Bagai kucing menjemput api
Artinya: Kalau disuruh tetapi tidak kembali lagi.

Bagai kucing tak bermisai
Artinya:
1. Orang besar atau pejabat yang sudah berhenti dari jabatannya dan tidak ditakuti lagi.
2. Macan ompong (kias).

Bagai kucing tidur dibantal
Artinya: Sangat sejahtera; tidak takut akan kekurangan (rezeki, makanan, dll).

Bagai kuku dengan daging
Artinya: Selalu bersama-sama; dua orang yang tidak dapat terpisahkan (kekasih, sahabat karib, suami-istri).

Bagai kura dengan isi
Artinya: Sukar diceraikan; tidak pernah bercerai.

Bagai melepaskan anjing terjepit
Artinya: Tak tahu berterima kasih; sudah ditolong malah kita dimusuhinya.

Bagai makan buah simalakama
Artinya: Keadaan yang serba salah. Biasanya digunakan untuk orang yang sedang menghadapi dua pilihan, dan kedua-duanya akan menyebabkan orang tersebut mengalami hal yang buruk.

Kita akan berada diantara dua sisi mata uang yang sangat mustahil untuk di pilih tetapi ketika kita menyadarinya bahwa keduanya perlahan - lahan membunuh kita secara menyakitkan.

Buah Simalakama ikhtisar dari kejadian Baginda Nabi Adam Alaihissalam beserta istri beliau Siti Hawa tatkala beliau memakan buah kuldi terlena dengan kalam - kalam syaitan

Buah ini terlalu indah untuk dilihat, terlalu nikmat untuk dimakan, terlalu sempurna untuk dimiliki, ketika manusia telah menguasai buah tersebut sesungguhnya secara perlahan-lahan buah ini telah menyiksanya hingga tanpa sadar akan terasa menyedihkan di akhirnya.

Bagai membandarkan air ke bukit
Artinya: Mengerjakan sesuatu yang sulit dikerjakan atau sia-sia.

Bagai meminum air bercacing
Artinya: Seseorang yang enggan diajak mengerjakan sesuatu pekerjaan.

Bagai menampung air dengan limas pesuk
Artinya:
1. Perempuan yang pemboros; tak tersimpan sedikitpun harta pencaharian suami akibat keborosan istrinya.
2. Gaya hidup sangat boros.

Bagai mencincang air
Artinya: Melakukan perbuatan atau pekerjaan yang sia-sia.

Bagai mendapat durian runtuh
Artinya: Mendapatkan sesuatu tanpa disangka-sangka; memperoleh rezeki yang tak disangka.

Bagai mendapat gunung intan
Artinya: Sangat girang.

Bagai menegakkan benang basah
Artinya: Melakukan suatu pekerjaan yang mustahil akan berhasil, misalnya berusaha memenangkan perkara yang sudah jelas-jelas salah.

Bagai menggantang anak ayam
Artinya: Perbuatan yang sia-sia; pekerjaan yang sangat sukar.

Bagai mentimun dengan durian
Artinya: Orang yang lemah tidak berdaya untuk melawan orang yang berkuasa.

Bagai musang berbulu ayam
Artinya:
1. Orang jahat yang berpura-pura baik
2. Berpura-pura menolong namun niat sebenarnya menjerumuskan.

Bagai musuh dalam selimut
Artinya:
1. Orang terdekat yang diam-diam berkhianat.
2. Mempunyai musuh yang dekat dengan kita dan dapat mencelakai kita.
3. Musuh dalam kalangan sendiri.

Bagai orang kena miang
Artinya: Sangat gelisah karena mendapat malu ditengah orang banyak.

Seperti ilmu padi, kian berisi kian merunduk artinya:
Artinya:
1. Semakin tinggi ilmunya semakin rendah hatinya.
2. Kalau sudah pandai jangan sombong, selalulah rendah hati.

Bagai pagar makan tanaman
Artinya: Yang disuruh menjaga / mengawasi justru mengambil barang yang dijaga / diawasinya itu.

Bagai pelanduk di cerang rimba
Artinya: Sangat ketakutan; bingung tak tahu mau berbuat apa; kehilangan akal.

Bagai pelita kehabisan minyak
Artinya:
1. Sesuatu yang hampir mati.
2. Tidak diorganisasi dengan baik.

Bagai pinang dibelah dua
Artinya: Dua orang atau hal yang sama, dan tidak terlihat bedanya.

Bagai pintu tak berpasak, perahu tak berkemudi
Artinya: Sesuatu yang dapat menimbulkan bahaya dibelakang hari.

Bagai pungguk merindukan bulan
Artinya:
1. Seseorang yang mencintai kekasihnya tetapi cintanya tidak berbalas.
2. Merindukan kekasih yang tak mungkin didapat karena perbedaan derajat.

Bagai roda berputar
Artinya: Yang kaya jatuh ke miskin dan yang miskin menjelit ke kaya.

Bagai semang kehilangan induk
Artinya: Orang yang bingung, tidak tahu tujuan karena kehilangan petunjuk/panutan.

Bagai tanduk diberkas
Artinya: Sukar bersatu karena berbeda paham dan pandangan.

Bagai telur di ujung tanduk
Artinya: Keadaan yang sangat membahayakan (kritis/genting).

Bagaimana biduk, bagaimana pengayuh
Artinya:
1. Bagaimana orang tua begitulah anaknya.
2. Bagaimana atasan begitulah bawahan (dalam satu perusahaan).

Bagaimana bunyi gendang, begitulah tepuk tarinya
Artinya: Menurut saja apa yang diperintahkan.

Bagaimana hari takkan hujan, katak betung berteriak selalu
Artinya:
1. Seseorang lelaki yang selalu datang kerumah perempuan dengan maksud tertentu, akhirnya kesampaian juga maksudnya.
2. Akhirnya tergoda juga.

Bahasa menunjukkan bangsa
Artinya:
1. Tabiat seseorang dapat dilihat dari cara bertutur kata mereka.
2. Kesopansantunan seseorang menunjukkan asal keluarganya.
3. Bahasa yang sempurna menunjukkan peradaban yang tinggi dari bangsa pemilik bahasa tersebut.

Bajak lalu ditanah yang lembut
Artinya: Orang yang lemah juga yang menjadi korban kecurangan atau kelaliman.

Baji dahan pembelah batang
Artinya: Orang kepercayaan kita yang kerap kali merugikan kita.

Bakar air ambil abunya
Artinya: Pekerjaan yang tidak akan pernah berhasil.

Barang tergenggam jatuh terlepas
Artinya: Bernasib sial, sesuatu yang sudah dimiliki hilang lagi.

Batu di pulau tiada berkajang jangan
Artinya: Mengerjakan pekerjaan yang sia-sia, yang kecil kemungkinan untuk berhasil.

Bayang-bayang sepanjang badan
Artinya: Belanja/pengeluaran hendaklah sesuai dengan keadaan dan kemampuannya.

Bayang-bayang sepanjang tubuh, selimut sepanjang badan
Artinya: Bijaksana dalam memberi perintah, sesuai dengan yang diperintahkan.

Bayang-bayang tidak sepanjang badan
Artinya: Berbuat sesuatu melebihi wewenangnya.

Beban berat, senggulung batu
Artinya: Pekerjaan / tanggungan cukup berat namun orang yang membantu ternyata malas / bodoh-bodoh semua.

Belajar di yang pintar, berguru di yang pandai
Artinya: Ilmu dari sumber yang tepat.

Belalang dapat menuai
Artinya: Sesuatu yang mudah sekali didapat sehingga menjadi tidak berharga.

Belum besar sudah diambak
Artinya: Belum menjadi apa - apa, sudah menyombongkan diri

Belum bergigi hendak mengunyah
Artinya: Belum mempunyai kekuasaan sudah hendak bertindak.

Belum beranak sudah ditimang
Artinya: Sudah bersenang-senang terlebih dahulu sebelum mencapai tujuan.

Belum bertaji hendak berkokok
Artinya: Belum mempunyai ilmu pengetahuan yang cukup sudah menyombongkan diri.

Belum diajun sudah tertarung
Artinya: Baru akan mulai melakukan pekerjaan, sudah mendapatkan kemalangan

Belum dipanjat asap kemenyan
Artinya: Umur sudah cukup tapi belum juga menikah.

Belum tahu akan pedas lada
Artinya: Anak muda yang belum mengenal pahit getirnya kehidupan.

Belum tentu, ayam masih disabung
Artinya: Masih ada harapan.

Belum tentu si upik si buyungnya
Artinya: Belum tahu; belum pasti bagaimana keadaannya.

Bengkok sedikit tak terluruskan
Artinya: Sangat keras kepala; tak mau mendengar nasihat orang.

Benih yang baik tak memilih tanah
Artinya: Orang yang berbakat dimanapun dia berada pasti akan maju.

Beraja dihati bersutan dimata
Artinya: Hanya menuruti kemauan sendiri saja.

Berakal ke lutut, berontak ke empu kaki
Artinya: Bertindak semaunya sendiri tanpa menghiraukan orang lain.

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian
Artinya: Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.

Beranak kandung beranak tiri
Artinya:
1. Tidak adil.
2. Berat sebelah ketika memutuskan sesuatu hal/perkara.

Beranak menurut kata bidan
Artinya: Orang harus mendengar nasihat dari orang yang lebih tahu/ paham.

Beranak tak berbidan artinya:
Artinya:
1. Orang yang melakukan perbuatan gila-gilaan.
2. Melakukan perbuatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri.

Berani karena benar, takut karena salah
Artinya: Seseorang yang jujur pasti akan berani untuk mengatakan hal yang sebenarnya, tetapi seseorang yang berbohong akan takut ketika ditanyakan hal yang sebenarnya.

Berapa berat mata memandang, berat jugalah bahu memikul
Artinya: Seberapa berat orang melihat penderitaan yang dialami, lebih berat orang yang langsung mengalami/menanggung penderitaan tersebut.

Berarak tiada berlari
Artinya: Mengerjakan pekerjaan haruslah sesuai dengan sifat pekerjaan/aturan mainnya.

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Artinya:
1. Se-ia sekata, sehidup semati.
2. Persahabatan yang erat.
3. Senang dan susah dialami bersama.
4. Pekerjaan yang berat akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama.

Berbau bagai embacang
Artinya: Perbuatan yang jahat itu suatu saat akan diketahui oleh orang juga.

Berbelok kucing main daun
Artinya: Melakukan sesuatu dengan tangkas dan gagah.

Berdawat biar hitam
Artinya: Kalau berbuat sesuatu jangan kepalang tanggung; jangan setengah-setengah.

Berbenak ke empu kaki
Artinya: Tidak mempunyai rasa keadilan; hanya menggunakan kekerasan saja.

Berdiang di abu dingin
Artinya: Meminta pertolongan kepada orang miskin, (pasti tidak akan mendapatkan apa-apa dari saudara, tuan rumah, dan sebagainya).

Bergantung tiada bertali, bersalai tiada api
Artinya: Perempuan yang tidak di beri nafkah, namun tidak juga di ceraikan oleh suaminya.

Bergantung pada akar lapuk atau bergantung pada tali rapuh
Artinya: Mengharap suatu pertolongan dari seseorang yang kemungkinan besar tidak akan mampu.

Bergaduk-gaduk diri, saku-saku diterbangkan angin a
Artinya: Omong besar, suka membual, tetapi kantong kosong tidak berduit.

Berguru dulu sebelum bergurau
Artinya: Berusaha bersusah payah dahulu barulah dapat bersenang-senang.

Berguru ke padang datar, dapat rusa belang kaki
Lengkapnya adalah:
    Berguru ke padang datar, dapat rusa belang kaki
    Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
Artinya: Jika melakukan sesuatu tidak boleh tanggung-tanggung/setengah-setengah

Berhakim kepada beruk
Artinya: Orang yang memutuskan perkara (hakim) sangat tamak sehingga kedua belah pihak yang bersengketa mendapat kerugian.

Berjagung-jagung sementara padi masak
Artinya: Berhematlah dahulu sebelum mendapat keuntungan yang besar.

Berjalan pelihara kaki, berkata pelihara lidah
Artinya: Selalu berhati-hati / waspada dalam sebarang pekerjaan / kegiatan agar tidak mendapat kesusahan di belakang hari.

Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau
Artinya: Setiap usaha hendaknya dikerjakan sampai tujuannya tercapai.

Berjenjang naik, bertangga turun
Artinya: Menurut aturan dan urutan yang sewajarnya.

Berkelahi dalam mimpi
Artinya: Mempertengkarkan sesuatu yang sudah selesai atau sesuatu yang tidak penting.

Berkelahi dengan perigi akhirnya mati dahaga
Artinya: Karena memusuhi orang yang dapat memberikan penghidupan/pertolongan kepada kita, akhirnya hidup kita melarat/sengsara.

Berkerat rotan berpatah arang
Artinya: Sudah memutuskan hubungan sama sekali.

Berkering air ludah
Artinya: Sia-sia saja menasehati/mengajari seseorang yang tidak mau mendengarkan/orang yang keras kepala.

Berlayar bernakhoda, berjalan bernan-tua
Artinya: Setiap melakukan pekerjaan/usaha hendaklah menuruti nasihat orang yang lebih berpengalaman.

Bermain air basah, bermain api terbakar
Artinya:
1. Setiap pekerjaan senantiasa ada untung ruginya.
2. Jika baik mendapat pahala, jika buruk dihukum.

Berniaga di ujung lidah
Artinya: Seseorang yang cerdik, tetapi hatinya tidak jujur

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian
Artinya: Perbuatan yang walaupun terasa berat, namun dapat menghasilkan hasil yang baik di kemudian hari.
Contoh: menabung sebagian dari penghasilan. Walaupun di waktu menabung, kemampuan membeli seseorang berkurang, namun di kemudian hari, jumlah tabungannya dapat menjadi besar dan digunakan untuk hal-hal yang menyenangkan.

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh artinya:
Artinya:
1. Sesuatu akan berhasil apabila dikerjakan bergotong-royong (bersama-sama).
2. Suatu kelompok/kaum/bangsa akan menjadi kuat dan maju apabila tidak terpecah belah.

Bersuluh matahari, bergelanggang di mata orang
Artinya: Sudah diketahui orang banyak dengan pasti.

Bersuluh menjemput api
Artinya: Sudah tahu masih bertanya juga.

Bertampuk boleh dijinjing, bertali boleh dieret
Artinya:
1. Perjanjian yang sudah dikuatkan dengan syarat dan jaminannya.
2. Sudah ada tanda - tanda yang dipakai sebagai pegangan.

Bertanam tebu di bibir
Artinya: Mempergunakan kata-kata yang manis dan muluk untuk membujuk.

Bertangkai boleh dijinjing
Artinya: Suatu persoalan yang sudah jelas duduk perkaranya.

Bertanjak baru bertinju
Artinya: Melakukan sesuatu menurut aturannya.

Bertemu beliung dengan ruyung
Artinya: Antara dua orang yang bermusuhan sama-sama kuat, sama-sama gagah.

Bertukar beruk dengan cigak
Artinya: Yang menggantikan sama buruknya dengan yang digantikan (pejabat, kepala pemerintahan, dsbnya).

Besar berudu dikubangan, besar buaya dilautan
Artinya: Setiap orang berkuasa di wilayahnya masing-masing atau dibidang keahliannya.

Besar diambak tinggi dianjung
Artinya: Mempunyai kedudukan tinggi karena dipermuliakan pengikutnya.

Besar kapal besar pula gelombangnya
Artinya: Makin tinggi kedudukan / jabatan makin besar pula tanggung jawabnya.

Besar kayu, besar bahannya
Artinya: Bila penghasilan besar biasanya pengeluarannya juga besar.

Besar pasak daripada tiang
Artinya: Lebih besar pengeluaran daripada penghasilan; boros.

Betung ditanam, aur tumbuh
Artinya: Hasil yang diperoleh tidak seperti yang diharapkan.

Biar alah sabung asalkan menang sosok
Artinya: Biar kalah asalkan kehormatan tetap terjaga / terpelihara.

Biar badan penat asal hati suka
Artinya: Biar badan terasa sakit karena menjalankan suatu pekerjaan, tetapi hati terasa bahagia.

Biar dahi berlumpur asal tanduk mengena
Artinya: Biarlah bersusah payah asalkan maksud dan tujuan tercapai.

Biar kalah sabung asalkan menang sorak
Artinya:
1. Biar kalah asal kehormatan tetap terjaga dan terpelihara.
2. Sebuah peribahasa untuk menghibur hati orang yang kalah.

Biar lambat asal selamat
Artinya:
1. Mengutamakan keselamatan dalam mencapai tujuan.
2. Sesuatu yang sudah pasti jangan digesa-gesakan agar hasil yang diperoleh lebih baik lagi.

Biar jatuh terletak, jangan jatuh terempas
Artinya: Kalau berhenti dari pekerjaan/jabatan lebih baik oleh karena permintaan sendiri, jangan menunggu sampai dipecat.

Biarpun kucing naik haji, pulang-pulang mengeong juga
Artinya: Kebiasaan turun temurun dari nenek moyang biasanya sukar sekali untuk diubah.

Bibir saya bukan diretak panas
Artinya:
1. Nasihat atau ramalan yang diberikan biasanya betul.
2. Pahit lidah.

Biduk lalu kiambang bertaut
Artinya:
1. Perselisihan antara dua orang bersaudara tidak perlu dicampuri oleh orang lain karena sebentar juga akan berdamai.
2. Perselisihan antara dua orang bersaudara, apabila dicampuri oleh pihak ketiga akan segera berakhir dengan perdamaian sedangkan pihak ketiga akan tersisih dan mendapatkan malu.

Biduk satu nakhkoda dua
Artinya: Pekerjaan yang dipimpin oleh dua orang.

Biduk upih, pengayuh bilah
Artinya: Tidak mempunyai daya upaya untuk memiliki sesuatu atau mencapai sesuatu maksud.

Binatang tahan palu, manusia tahan kias
Artinya: Mengajarkan kepada seseorang itu cukup dengan kiasan, sindiran dan ibarat saja, bukan dengan pukulan.

Bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas
Artinya: Meskipun bodoh tetapi masih dapat memilih mana yang baik untuk dirinya.

Bondong air, bondong ikan
Artinya: Kemana arah pemimpin, kesana pulalah arah anak buahnya.

Buah yang manis berulat di dalamnya
Artinya: Hati-hati dengan perkataan yang manis biasanya mengandung maksud yang tidak baik.

Bukan air muara yang ditimba, sudah disauk dari hulunya
Artinya: Bukan hanya merupakan kabar bohong, tetapi berita yang berasal dari sumbernya.

Bukan biji tak mau tumbuh, tapi bumi tak mau terima
Artinya:
1. Sudah berusaha namun hasil yang diperoleh tidak ada.
2. Sudah meminta/memohon namun tidak dikabulkan atau ditolak.

Bulan naik matahari naik
Artinya: Mendapat keuntungan dari mana-mana.

Bulan terang dihutan
Artinya: Orang yang berpangkat/berkedudukan tinggi di negeri orang, tidak dilihat oleh sanak keluarganya.

Bumi mana yang tiada kena hujan
Artinya:
1. Setiap manusia tak luput dari kesalahan.
2. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan.

Bungkuk sejengkal tidak terkedang
Artinya:
1. Tidak mau mendengarkan perkataan orang.
2. Keras kepala; ngotot.

Buruk muka cermin dibelah
Artinya:
1. Seseorang yang menyalahkan keadaannya yang buruk kepada orang lain, padahal kesalahannya sendirilah yang menyebabkan keadaannya.
2. Tidak mau mengakui kesalahan/kelemahan sendiri.

Burung terbang dipipiskan lada
Artinya: Keuntungan belum diperoleh ditangan, sudah dibagi-bagikan.

Busuk berbau, jatuh berdebuk
Artinya: Sesuatu yang jahat itu bagaimanapun disembunyikan suatu saat akan ketahuan juga.

Busuk-busuk embacang
Artinya: Orang yang tampak dari luar (lahiriah) seperti orang jahat/orang bodoh, namun ternyata hatinya baik/ilmu pengetahuannya tinggi.

Pergantian Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
 

© Copyright MS (Muslim Scientist) 2011 -2012 | Design by Febrian Iskandar | Published by Pemuda-Pemudi Muslim | Powered by Blogger.com.